daerah

12.400 Warga Terbantu, Usman Husin Apresiasi Proyek Air Bersih Dari Plan Indonesia dan Bayam Group Yang Ubah Hidup Masyarakat TTS

TTS, SonafNTT-News.com. Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin dari Fraksi PKB, memberikan apresiasi besar terhadap pembangunan fasilitas air bersih di Desa Pisan, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten TTS, sebuah langkah yang sangat relevan dengan kondisi daerah yang selama ini akrab dengan krisis air.

“Di TTS masih banyak tempat yang sulit air bersih. Air itu kebutuhan paling dasar. Kalau ada air, baru bisa tanam, bisa sehat, dan bisa hidup dengan layak,” tegas Usman Husin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/11/2025). Ia memuji langkah Plan Indonesia dan Bayan Group yang dinilai benar-benar menghadirkan bantuan nyata bagi masyarakat.

Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa Dapil NTT II itu lanjut menyampaikan bahwa Pembangunan air bersih di Desa Pisan bukan kegiatan tunggal. Fasilitas serupa juga dibangun di lima desa lainnya—Biloto, Bangka Ara, Ulu Belang, Timbu, dan Wokowoe—yang secara total memberi manfaat bagi 12.400 jiwa.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Bayan Peduli, program CSR Bayan Group yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, sosial-ekonomi, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Sementara Plan Indonesia, yang telah bekerja sejak 1969, terus memperjuangkan hak anak serta kesetaraan gender, termasuk akses air bersih dan sanitasi.

Di NTT sendiri, Plan Indonesia telah mendampingi ribuan anak dan keluarga dalam membangun generasi yang lebih sehat, kuat, dan tangguh.

Air Bersih Mengalir, Hidup Masyarakat Berubah

Fasilitas air bersih yang dibangun di Desa Pisan dirancang untuk bertahan hingga 15 tahun ke depan, dengan spesifikasi teknis yang menunjang keberlanjutan:

-Tangki berkapasitas total 14 m³

-9 hidran umum

-Jaringan pipa sepanjang ribuan meter dan

-Sistem pemompaan yang mampu mengalirkan 36 m³ air per hari

Sebanyak 612 warga atau 158 keluarga kini merasakan perubahan nyata. Waktu yang sebelumnya habis untuk berjalan jauh mencari air—terutama bagi perempuan dan anak—kini dapat dialihkan untuk kegiatan produktif seperti sekolah, bekerja, dan usaha rumahan.

“Dulu kami harus berjalan jauh terutama saat musim kemarau. Sekarang semuanya lebih mudah. Anak-anak lebih sehat dan perempuan tidak lagi menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengambil air,” ungkap seorang warga Desa Pisan seusai peresmian (19/8/2025).

Fasilitas ini kini masuk masa retensi hingga Januari 2026 untuk memastikan seluruh sistem berjalan optimal. Semuel Niap, Area Program Manager Plan Indonesia, menegaskan bahwa keberlanjutan pelayanan bergantung pada kolaborasi berbagai pihak.

“Kami berharap fasilitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membantu anak-anak dan keluarga hidup lebih sehat dan aman untuk waktu yang lama,” ujarnya.

Dari pihak Bayan Group, Direktur Merlin menekankan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik. “Akses air bersih adalah hak dasar yang membuka pintu bagi kesehatan, produktivitas, dan peluang hidup yang lebih baik.”

Pemerintah Kabupaten TTS juga memberikan penghargaan atas hadirnya fasilitas ini. Melalui sambutan Bupati yang dibacakan oleh Plt. Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Rudolf Malo, pemerintah menyatakan komitmen penuh untuk menjaga keberlanjutan sarana tersebut.

Dengan mengalirnya air bersih ke pelosok desa yang sebelumnya bertahun-tahun mengalami krisis, proyek kolaboratif ini tidak hanya menyelesaikan masalah dasar masyarakat, tetapi juga menghadirkan harapan baru dan membuka peluang bagi masa depan TTS yang lebih cerah.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *