95 Ton Beras Mengalir ke 650 Warga Kokbaun, Usman Husin Soroti Ketahanan Pangan hingga Pertanian

Screenshot_20260812-153143_Lite

TTS, SonafNTT-News.com. Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pelosok kembali ditunjukkan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin. Dalam rangkaian kegiatan reses di Kecamatan Kokbaun, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Sabtu (8/8/2026), Usman tidak hanya datang menyerap aspirasi, tetapi juga membawa bantuan pangan bagi masyarakat.

 

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Sebanyak 1,95 ton beras disalurkan kepada 650 warga, dengan masing-masing warga menerima 3 kilogram beras. Bantuan tersebut menjangkau perwakilan masyarakat dari enam desa, yakni Benehe, Koloto, Lotas, Niti, Obaki, dan Sabnala.

 

Penyaluran bantuan ini menjadi perhatian karena dilakukan di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah pelosok tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan pokok.

 

Bagi Usman Husin, persoalan masyarakat tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan pangan. Beras yang dibagikan, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian untuk membantu kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek. Sementara untuk jangka panjang, masyarakat harus didorong agar semakin produktif dan mandiri.

 

“Beras ini memang tidak akan menyelesaikan semua persoalan masyarakat. Tetapi setidaknya bisa membantu kebutuhan keluarga. Yang lebih penting, kita juga harus melihat bagaimana masyarakat bisa semakin produktif dan mandiri melalui sektor pertanian,” kata Usman.

 

Kunjungan Usman Husin ke Kokbaun juga menjadi ruang dialog langsung dengan masyarakat. Berbagai persoalan disampaikan warga, mulai dari kebutuhan dasar hingga persoalan dan potensi sektor pertanian yang menjadi salah satu tumpuan kehidupan masyarakat setempat.

 

Camat Kokbaun, Andy Kalumbang, mengapresiasi kehadiran Usman Husin di tengah masyarakat. Menurutnya, pertemuan tersebut membuka ruang bagi warga dari berbagai desa untuk menyampaikan persoalan sekaligus menggali potensi yang dapat dikembangkan di wilayah mereka.

 

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak Usman Husin kepada masyarakat Kokbaun. Kehadiran beliau memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka secara langsung,” ujar Andy.

Andy menilai Kokbaun memiliki potensi besar di sektor pertanian. Karena itu, perhatian terhadap masyarakat tidak semestinya berhenti pada bantuan pangan, tetapi perlu diarahkan pada penguatan ekonomi, produktivitas dan kemandirian warga.

 

Usman Husin dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan kesempatan untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan mendengar kebutuhan mereka dari dekat. Aspirasi yang disampaikan warga, menurutnya, harus menjadi bahan untuk memperjuangkan kebijakan dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

“Kalau masyarakat menyampaikan persoalan, kita harus lihat langsung. Apa yang bisa kita bantu untuk kebutuhan hari ini kita bantu, tetapi potensi yang bisa dikembangkan untuk jangka panjang juga harus kita dorong,” tegasnya.

Anggota DPR RI Usman Husin dari Fraksi PKB Dapil NTT  II  dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa Bantuan pangan dapat membantu meringankan beban keluarga, tetapi penguatan sektor pertanian, akses pasar, sarana produksi, serta dukungan terhadap produktivitas petani menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting.

“kunjungan saya bukan hanya tentang bantuan beras yang disalurkan kepada 650 warga, tetapi juga menyentuh persoalan yang lebih besar: bagaimana masyarakat di pelosok NTT dapat memiliki ketahanan pangan sekaligus sumber penghidupan yang berkelanjutan “ ujarnya

 

Dalam kesempatan tersebut, Usman Husin juga menyoroti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Ia mendorong agar program tersebut tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Menurutnya, masyarakat di pelosok justru membutuhkan akses yang lebih dekat terhadap pangan dengan harga terjangkau. Jarak yang jauh dari pusat kota dapat menjadi salah satu perhatian tersendiri bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok oleh karena itu Usman meminta Bulog dan Badan Pangan Nasional agar memperluas jangkauan program pangan murah hingga ke daerah-daerah pelosok dan desa-desa yang tersebar di NTT.

Exit mobile version