daerah

Serahkan Kursi Roda Untuk Lansia, Jeriko Sosok Pemimpin Yang Peduli Untuk Warganya

Kota Kupang,Sonafntt-news.com. Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH.,  atau yang akrab disapa Jeriko  merupakan salah satu sosok pemimpin yang sederhana dan peduli terhadap warganya terutama bagi keluarga kurang mampu secara ekonomi.

“Bapak Walikota Jeriko pemimpin yang merakyat dan selalu dengar keluhan masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian” 

Demikian ungkapan Eduard Lenggu saat Walikota Kupang Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., menyerahkan kursi roda  seorang  lansia di RT 15, RW 05 Kelurahan Manulai Dua, Kecamatan Alak. Turut mendampingi  Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe, SE., MM.Selain itu, hadir pula Camat Alak Yulius Wulem Pally, SH., dan Lurah Manulai Dua, Meksian Mauk,Rabu (3/8/2022).

Pantauan media ini, Walikota dan rombongan diterima langsung oleh  Ketua RT 15 Kelurahan Manulai Dua, serta istri dan anak-anak dari Opa Eduard Lenggu, dalam kesempatan ini anak dari Opa Eduard Lenggu menyampaikan terima kasih kepada Walikota Kupang yang memperhatikan sakit yang diderita dan keluhan orang tuanya.

Dirinya juga menginformasikan bahwa dirinya sempat menyampaikan bahwa ayahnya sedang sakit ketika Walikota Jeriko menyerahkan bedah rumah tetangganya, hal ini langsung direspon dengan baik oleh Walikota sehingga bantuan kursi roda itu langsung diantar ke kediaman ayahnya.

Eduard Lenggu juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada sosok Jeriko, baginya Jeriko adalah pemimpin yang peduli atas setiap keluhan warganya, “buktinya saya yang orang kecil begini saja, pak wali datang melihat saya, semoga Tuhan selalu memberkati Pak Wali dan keluarga dalam tugas dan pelayanan,” kata Marten dengan nada terbata-bata.

Sementara itu Walikota Kupang dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa kewajibannya sebagai pemimpin di Kota Kupang adalah memperhatikan setiap warganya yang ada dalam kesusahan seperti menderita sakit, seperti yang dialami Eduard Lenggu.

Oleh karena itu, Walikota yang akrab disapa Jeriko ini meminta peran serta RT/RW atau tokoh masyarakat, bahkan tokoh agama bisa melaporkan kepada Lurah atau Camat setempat untuk disampaikan kepada dinas teknis.

“Kita berharap agar RT/RW, tokoh masyarakat atau tokoh agama bisa menyampaikan kejadian-kejadian di lingkungan masyarakat, jika bisa disikapi maka pemerintah akan segera menyikapinya,” kata Jeriko. 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *