Penuhi Kebutuhan Masyarakat, DPRD NTT Usulkan PT.Pertamina Bangun Tempat Penampungan Minyak Di Rote Ndao
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Komisi IV mengusulkan kepada Pimpinan PT.Pertamina agar membangun tempat penampungan minyak (Jober) guna menjawab kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao.
Demikian keterangan Anggota Komisi IV DPRD NTT Simson Polin saat ditemui di ruang kerjanya, selasa 11/12/2024.
Simson Polin menguraikan bahwa untuk menjawab kebutuhan BBM dalam jangka panjang sangat diperlukan sebuah tempat yang memadai guna mengatur arus penyaluran BBM sedangkan untuk lokasinya sejauh ini Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sudah menyiapkan lahan di Desa Ofa Langga Kecamatan Pantai Baru.
Menurutnya, alasan di bangun Jober karena daerah yang melintasi laut dimana saat musim hujan tiba dan pada bulan tertentu gelombang cukup tinggi yang mengakibatkan Kapal Ferry dan kapal pengangkut BBM tidak bisa beroperasi bahkan akan menyulitkan masyarakat mendapatkan BBM.Selain itu akan berdampak terhadap kenaikan harga barang
“ Hal ini menjadi salah satu usulan prioritas dalam kunjungan kerja kemarin (senin 10/12/2024) di PT.Pertamina Cabang Kupang agar mempertimbangkan membangun jobber di daerah kepulauan terutama di Rote Ndao” ungkapnya.
Ia lanjut menerangkan, menanggapi usulan tersebut Pimpinan PT.Pertamina Cabang siap membangun karena berkaitan dengan kebutuhan khusus dan untuk mewujudkannya DPRD NTT harus bersurat kepada BP Migas di Jakarta guna menyampaikan beberapa poin penting yakni penambahan kuota BBM yang disesuaikan dengan jumlah kendaraan baik roda dua dan empat, mengusulkan untuk melakukan pemindahan dari daerah yang kelebihan BBM ke lokasi yang mengalami Kekurangan BBM.
“Sesuai informasi yang kami peroleh dari Pertamina saat ini kuota BBM di semua daerah masih cukup namun ada kelebihan di daerah tertentu dan untuk memindahkannya membutuhkan surat resmi dan harus ada persetujuan sesuai ketentuan agar tidak menyalahi aturan yang berlaku” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, anggota DPRD NTT dari PSI menyampaikan akan menjadwalkan kembali untuk membahas usulan perpindahan kuota BBM dari daerah yang surplus ke daerah yang minus termasuk Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
