Pendidikan

Dukung Penanganan Sampah, SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima 2 Swadaya Bangun Bak Sampah

Kupang, Sonaf NTT-.News.com. Salah satu kerja nyata yang sudah di lakukan dalam mendukung penanganan sampah yakni Tahun 2024 bersama para guru dan pegawai swadaya membangun bak sampah di belakang sekolah guna menampung sampah organik

“ Melalui kerja sama yang baik kami membuat bak sampah selanjutnya mengambil sampah yang sudah lapuk untuk digunakan di sela-sela pot bunga dan pohon yang ditanam di lingkungan sekitar ” ungkapnya

Demikian keterangan Kepala Sekola, Sekolah SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima Maria Lema, saat di temui di ruang kerjanya, selasa 29/4/2025.

Maria Lema menguraikan bahwa tempat sampah merupakan salah satu sarana penting yang mendukung kebersihan sekolah oleh karena itu harus ditata dengan baik sehingga menjamin kenyamanan bagi siswa saat jam berlangsung.

“ langkah konkrit lain yang sudah menjadi rutinitas yakni melakukan kebersihan setiap pagi, menyampaikan melalui rapat -rapat guru tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah. Selain itu, setiap hari jumat kami melakukan gotong royong bersama para guru dan siswa melakukan pembersihan di lingkungan sekolah sebelum Kegiatan Belajar Mengajar dengan menempatkan sampah berdasarkan jenisnya yakni sampah B3, organik dan Non organik” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu agenda yang sementara dipersiapkan yakni memantapkan langkah menghadapi lomba kebersihan sekolah karena dari kebersihan tentu kita akan sehat. Selain itu, untuk kami juga menambah pengadaan 1 paket bak sampah (kuning, hijau dan merah) dengan target memudahkan siswa membuang sampah dan menjaga kebersihan sekolah.

Kepsek Sekolah SD Inpres Bertingkat Kelapa Lima 1I Maria Lema menambahkan Dana Bos 2025.180.000.000, item kegiatannya meliputi pembayaran gaji guru honor, Biaya fotocopy bahan ujian,biaya transportasi untuk kegiatan siswa, pengembangan minat dan bakat siswa, belanja pegawai, air dan listrik, publikasi, belanja tenaga pendidik dan kependidikan,belanja perpustakan.

Ia menegaskan salah satu tugas harus menjadi tanggung bersama adalah memberikan edukasi secara terus menerus agar siswa membuang sampah pada tempatnya.” Menjaga kebersihan harus di budidayakan di mana saja dan hal ini sejalan dengan program Bapak Walikota Kupang tentang pentingnya penanganan sampah karena ini juga berkaitan kesehatan lingkungan” ungkapnya

Sementara berdasarkan pengamatan di sekolah, terpantau Kamar mandi dan WC siswa-siswi kebersihannya masih jauh dari harapan dan hal ini juga tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyaman di area tersebut

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *