Nasional

Dukung Penataan dan Penertiban Penyaluran Pupuk, Anggota DPR RI Usman Husin Minta Pupuk Subsidi Yang Masuk NTT Dapat Dibarter Hasil Panen Padi Petani

 

Gresik, Sonaf NTT- News.com. Dalam rangka mendukung penataan dan penertiban penyaluran pupuk bersubsubsidi, sebagai wakil rakyat saya minta agar di rumuskan metode yang tepat agar ke depan Pupuk bersubsidi yang masuk di wilayah Nusa Tenggara Timur dapat di barter dengan hasil panen padi petani

“ Kalau gagasan ini di terima saya yakin kita bisa mengetahui secara detail jumlah pupuk subsudi yang akan masuk di NTT dan penyaluran akan lebih terarah karena berkaitan dengan hak petani “
Demikian pernyataan Anggota DPR RI Usman Husin saat bersama Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pabrik Pupuk Petrokimia di Provinsi Jawa Timur dengan agenda Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi Sabtu 3 Mei 2025. Kunker dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ir. Panggah Susanto, M.M, selaku Ketua Panja.

Berdasarkan informasi yang di himpun, Kegiatan Kunker Panja Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi Komisi IV DPR RI diawali dengan kunjungan ke Kandangan di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, yang dilanjutkan dengan peninjauan ke pengecer/Kios Sahabat Tani, lalu menuju ke Gudang Distributor Anak Gresik Raya Kencana (AGRK).

 

Setelah meninjau Gudan Distributor AGRK, kemudian menuju Pabrik PT Petrokimia Gresik di Jln. Gubernur Suryo di Tlogopojok-Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.
Di Pabrik PT Petrokimia Gresik ini, selain melakukan peninjauan, Panja Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi Komisi IV DPR RI juga melakukan pertemuan dengan Direksi PT. Petrokimia Gresik, serta Dirut PT Pupuk Indonesia.

Pertemuan ini juga dihadiri Bupati Gresik, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Timur serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik. Pertemuan ini untuk mendapat masukan terkait distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Provinsi Jawa Timur, dan distribusi pupuk untuk seluruh wilayah provinsi di Indonesia, yang dilayani PT Petrokimia Gresik.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Usman Husin, merupakan salah satu Anggota panitia Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi menyampaikan bahwa salah satu skema yang di lakukan adalah pemerintah dalam hal ini perum Bulog melahirkan sebuah kebijakan agar pupuk bersubsidi yang masuk wilayah Provinsi NTT bisa dibarter dengan hasil panen padi petani sehingga saat musim tanam petani tidak mencari pupuk bersubsidi ke pengecer

“Saya usulkan agar pupuk subsidi dibarter dengan hasil panen padi petani yang diambil oleh Bulog, sehingga membantu petani di NTT,” ungkap Angota DPR RI usman Husin dapil NTT 2.

Dalam kesempatan itu, ia menerangkan kunjungan Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi sebagai tindak lanjut dari Pembentukan Panitia Kerja (Panja) ini untuk mengawasi distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, hingga ke tangan petani.

Usman Husin menegaskan kunjungan kerja ini sebagai wujud konkrit DPR dalam mengawal kebijakan pemerintah terkait perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi yang selama ini menjadi permasalahan utama di sektor pertanian.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *