Hasil RUPS LB 2025 : Gubernur NTT Bersama 22 Kepala Daerah Setuju, Direksi Dan Komisaris Bank NTT Berasal Dari Bidang Perbankan Yang Memiliki Reputasi Bagus
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Tahun 2025 PT.Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Kepala 22 Daerah Kabupaten/ Kota menyetujui pimpinan Direksi dan Komisaris berasal dari bidang Perbankan Murni yang memiliki reputasi bagus dengan tujuan menjaga kesehatan Bank dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada 22 Kabupaten/Kota serta menjaga keamanan Berinvestasi.
“ RUPS 2025 melahirkan beberapa keputusan penting dan salah satunya kepala daerah, baik gubernur maupun para bupati/walikota sebagai pemegang saham, bahwa Bank NTT harus dipimpin dan dikelola oleh orang-orang profesional di bidang perbankan bahkan Jajaran komisaris dan direksi harus bebas dari birokrasi dan politik”
Demikian keterangan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank NTT yang berlangsung hingga dini hari pada Kamis (15/5/25) pukul 01.15 WITA.Turut hadir dalam acara jumpa pers iti turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, antara lain Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Bupati Kupang Yosep Lede, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, Bupati Belu Willybrodus Lay, dan Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit
Gubernur Melki dalam keterangannya menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kualitas perbankan dan memperkuat pembangunan daerah kami bersepakat Bank NTT harus dikelola oleh orang Profesional oleh karena itu nama yang lolos dalam proses seleksi berasal dari di dunia perbankan, baik di Bank NTT maupun di institusi besar seperti BNI, Bank Indonesia, Artha Graha yang sudah teruji pengalamannya dan memiliki reputasi baik.
Dijelaskan juga, RUPS Luar Biasa Bank NTT menghasilkan dua nama calon Direktur Utama Bank NTT. Dari 4 nama yang masuk mendaftar sebagai Dirut Bank NTT, RUPS Luar Biasa menyepakati dua nama yang diusulkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalani fit and proper test sebagai Dirut Bank NTT.
Adapun nama-nama Komisaris yang Ditetapkan yakni Komisaris Utama: Doni H. Heta Hubun (mantan Kepala BI Perwakilan NTT), Komisaris Independen: Frans Gana (diangkat kembali), Eko Sitiabudi, Yosef Jiwadeole dan Komisaris Tambahan: Satu nama dari Bank Jatim (dalam proses finalisasi)
Sementara Calon Direksi yang Diajukan untuk Uji Kelayakan dan Kepatutan di OJk yakni Direktur Utama: Charli Paulus dan Yohanes Landu Praing, Direktur Operasional dan SDM: Yohanes Praing dan Rahmat Saleh, Direktur Kredit: Allo Geong,Direktur IT: Soni Pellokila dan Direktur Kepatuhan: Revi (Bank Jatim), Direktur Treasury dan Keuangan: Heru (Artha Graha) dan Direktur Dana: Siti Aksa
Gubernur NTT menegaskan proses seleksi dilakukan secara ketat oleh Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) Bank NTT. Dari 27 pendaftar, termasuk 13 calon direksi dan 11 calon komisaris, seluruh nama yang diajukan telah lolos verifikasi dan tidak memiliki catatan permasalahan.
