daerah

Gubernur Melki: Akurasi Data Kependudukan Kunci Sukses Pembangunan di NTT

Kupang, Sonaf NTT-News.com. akurasi dan kelengkapan data kependudukan menjadi faktor krusial dalam merancang pembangunan yang tepat sasaran serta pelayanan publik yang merata.

“Data kependudukan sangat penting bagi Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak-haknya sebagai warga negara, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pemilu. Kami di NTT siap bekerja sama secara total dengan Dukcapil untuk melengkapi seluruh data yang masih kurang atau salah,”

Hal ini disampaikannya oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiasdes Laka Lena saat menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Teguh Setyabudi bersama tim, pada Rabu (9/7/2025), malam, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur NTT. Turut hadir Kepala Dinas Dukcapil NTT, Jonny Ericson Ataupah

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan kunjungan Dirjen Dukcapil ke Provinsi NTT. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat tata kelola data kependudukan.

Menurut Gubernur Melki, data kependudukan sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan pemerintah, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pelaksanaan pemilu yang demokratis dan adil.

Komitmen ini sejalan dengan upaya digitalisasi dan integrasi sistem informasi yang sedang didorong oleh pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah mencanangkan program percepatan pembaruan data kependudukan di seluruh kabupaten/kota, termasuk peningkatan kapasitas SDM di tingkat desa dan kelurahan untuk menjamin akurasi data.

Langkah ini diapresiasi banyak pihak karena akan memperkuat basis data dalam menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran, meminimalkan potensi penyalahgunaan data, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Dengan populasi NTT yang tersebar di wilayah kepulauan, tantangan dalam pencatatan penduduk memang tidak kecil. Namun Gubernur Melki optimis bahwa kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dapat mempercepat proses validasi data.

Sementara Dirjen Dukcapil dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa saat ini sekitar 97% data kependudukan di Provinsi NTT sudah terverifikasi dengan baik. Namun masih ada sebagian kecil yang perlu pembaharuan atau perbaikan, dan hal ini memerlukan kerja sama aktif dari seluruh pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, camat, hingga kepala desa.

Pertemuan ini menghasilkan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi NTT dan Dirjen Dukcapil untuk menyelesaikan masalah data kependudukan yang masih belum akurat, melalui strategi jemput bola, edukasi masyarakat, dan peningkatan kapasitas aparatur.

Langkah ini diharapkan akan mempercepat pemutakhiran data penduduk di seluruh wilayah NTT, terutama di daerah-daerah terpencil dan kepulauan, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam program pembangunan nasional.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *