Dari Fraksi PKB untuk Pendidikan NTT: Perjuangan Ana Waha Kolin untuk 3 SMK Negeri Diapresiasi
Kupang, Sonaf NTT-News. com. Perjuangan tanpa lelah ditunjukkan Anggota DPRD NTT dari Sekretaris Fraksi PKB DPRD NTT, Ana Waha Kolin dalam memperjuangkan nasib dunia pendidikan di daerah pemilihannya, Dapil VI (Flores Timur, Lembata dan Alor).
Ia tidak hanya bicara di ruang sidang, tapi langsung bergerak ke pusat kekuasaan di Jakarta untuk menyuarakan kebutuhan tiga SMK Negeri yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Tiga sekolah yang diperjuangkan — SMK Negeri 1 Adonara Barat, SMK Wola Gitang, dan SMK 1 Titiena yang terdampak erupsi gunung dimana hingga saat ini gedungnya masih menggunakan gedung SD — kini mendapatkan angin segar setelah proposal bantuan pembangunan dikirim dan mulai diverifikasi oleh Kementerian Pendidikan melalui Komisi X DPR RI.
“Semoga di bantu melalui murni Anggaran APBN ataukah perubahan anggaran 2025 bahkan bisa anggaran 2026.kami akan update lagi karena ketiga sekolah tersebut layak d bantu dibantu karena kondisi gedungn sangat memprihatinkan namun anak-anak antusias mengikuti KBM“ ungkapnya
Yang menarik, Sekretaris Fraksi PKB DPRD NTT tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa proposal lengkap langsung ke Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Bapak Luluk Nur Hamid, dan mendapat respons positif. Bahkan, ia mengaku sudah mendapatkan kabar bahwa proses verifikasi sedang berjalan — sinyal kuat bahwa dana APBN untuk membenahi infrastruktur pendidikan di tiga sekolah tersebut sangat mungkin dikucurkan
“Ketiga SMK ini sangat layak dibantu. Saya sendiri sudah turun langsung ke lokasi. Anak-anak semangat belajar, tapi kondisi fisik sekolah benar-benar memprihatinkan. Ini bukan lagi soal politik, tapi soal masa depan generasi kita di NTT,” ujar Ana Waha Kolin kepada awak media di ruang komisi V DPRD NTT, jumat 8/8/2025
Ia juga mendorong Dinas Pendidikan Provinsi NTT agar lebih gesit dan sigap dalam menjemput peluang APBN guna menunjang fasilitas pendukung pendidikan.” Ketiga sekolah tersebut harus layak di bantu sehingga siswa belajar dengan baik, kolaborasi pusat-daerah sangat menentukan keberhasilan program pembangunan sekolah” ungkapnya
Ia optimis bantuan untuk tiga SMK ini diperkirakan bisa mencapai miliaran rupiah, sebagaimana pernah terjadi pada beberapa sekolah lain yang mendapatkan APBN murni dari hasil advokasi anggota dewan.
