Reses Produktif, Usman Husin Hadirkan Harapan Baru Lewat Bantuan Alsintan Bagi 16 Kelompok Tani di Sumba Barat
Sumba Barat, Sonaf NTT-News.com. Reses Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin, berubah menjadi momen penuh harapan bagi para petani di Kabupaten Sumba Barat. Dalam kunjungan kerjanya, Usman Husin menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 16 kelompok tani, sebagai bagian dari realisasi aspirasi yang selama ini dinantikan masyarakat.
Didampingi oleh Bupati Sumba Barat, Wakil Bupati, Dandim 1613, Kapolres Sumba Barat, Kadis Pertanian, Anggota DPRD Fraksi PKB, serta unsur Forkopimda lainnya, Usman Husin secara langsung menyerahkan berbagai bantuan pertanian tersebut dalam sebuah acara yang berlangsung meriah dan penuh antusias, 12 Agustus 2025
Bupati Sumba Barat, Ratu Ngadu Bonu Wulla dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian Usman Husin terhadap para petani di wilayahnya.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Usman Husin atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi peningkatan produksi pertanian di Sumba Barat,” ujar Bupati. Ia juga mengimbau kepada seluruh kelompok tani penerima agar menjaga dan merawat alat-alat tersebut dengan baik agar bisa digunakan dalam jangka panjang.
Ia berharap tahun depan bantuan ke petani lebih banyak lagi dan optimis tahun ini meng export 200 ton lebih beras ke luar daerah
Sementara itu, Anggota DPR RI Usman Husin menyampaikan komitmennya akan menambah bantuan alat pertanian dan bahkan bantuan hewan ternak pada tahun 2026, sebagai bagian dari program berkelanjutan untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan di Nusa Tenggara Timur, khususnya Sumba Barat.
“Ini baru langkah awal. Tahun 2026, kami akan terus hadir untuk petani-petani di Sumba Barat dengan program yang lebih luas, termasuk peternakan. Kami ingin petani tidak hanya bertahan, tapi juga sejahtera,” tegas Usman Husin di hadapan para tamu dan kelompok tani.
Ia menegaskan reses sebagai salah satu langkah strategis untuk turun langsung mengetahui kondisi masyarakat, nenyerap aspirasi sekaligus momen nyata untuk menghadirkan solusi langsung kepada rakyat.
“Bantuan alsintan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas dan kemandirian petani, serta menjadi bagian dari upaya mengatasi tantangan pangan di daerah” pungkasnya
