Usman Husin Kembali Buktikan Kerja Nyata: 75 Ton Bibit Padi Unggul Petani TTS, Dukung Swasembada Pangan
Kupang, Sonaf NTT-News.com Komitmen nyata anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, kembali terbukti dan hal ini ditandai dengan kembali berhasil Perjuangkan 75 Ton Bibit padi unggul Bagi Petani Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur
Bantuan ini merupakan bagian dari aspirasi murni yang disuarakan langsung dari Senayan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di NTT dan terutama di TTS yang selama ini kerap terpinggirkan dalam arus pembangunan nasional
“Bibit padi 75 ton untuk Kabupaten TTS sudah tiba di gudang pertanian. Ini bibit berkualitas, sudah lulus uji laboratorium, dan akan ditanam di lahan seluas 3.000 hektare,” ungkap Usman Husin kepada awak media, rabu 20/8/2025, pukul 19.00 wita
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin menjelaskan bahwa bantuan 75 ton bibit padi unggul akan digunakan untuk menggarap 3.000 hektare lahan pertanian di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Dengan mutu bibit yang telah teruji laboratorium, produktivitas tanaman padi akan meningkat secara signifikan.
Ia lanjut menerangkan, Petani penerima manfaat, terutama dari kelompok tani kecil dan keluarga kurang mampu, akan memperoleh bibit secara gratis. Ini meringankan beban biaya produksi, membuka peluang panen lebih baik, serta memastikan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga.
Selain itu, kehadiran bantuan bibit padi unggul akan mendorong petani memaksimalkan lahan lokal dan sebagai solusi mengurangi ketergantungan pangan dari luar bahkan bisa perlahan bertransformasi menjadi lumbung pangan baru.
“ Bantuan ini kiranya mendorong petani bekerja lebih tekun guna mendapatkan hasil panen yang meningkat akan berdampak langsung pada pendapatan petani, menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi lokal, menekan angka kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan di daerah” ungkapnya
Anggota DPR RI dapil NTT 2 menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi besar memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan kesejahteraan petani kecil, dan mempercepat realisasi swasembada pangan nasional.
