KSP Siap Dukung TTU, Fransiskus Go dan Bupati Falen Temui Kepala Staf Presiden Bahas Prioritas Pembangunan
Jakarta, Sonaf NTT-News.com. Komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan di wilayah perbatasan kembali diperkuat. Tokoh pengusaha sukses asal NTT, Ir. Fransiskus Go, M.Si, bersama Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Drs. Valentinus K. T. Kebo, dan Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup Kemenko Pangan Simon Petrus Kamlasi, secara langsung bertemu dengan Kepala Staf Presiden (KSP), Anto Mukti Putranto, di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Pertemuan strategis ini membahas sejumlah agenda prioritas pembangunan Kabupaten TTU yang dinilai sangat mendesak, mulai dari peningkatan infrastruktur Pelabuhan Wini, perbaikan layanan RSUD TTU, hingga pengembangan potensi pariwisata berbasis budaya dan alam.
Dalam keterangannya, Ir. Fransiskus Go menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah bentuk nyata dari kerja kolaboratif antara tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan wakil rakyat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat TTU di tingkat pusat.
“Hari ini kami berdiskusi langsung dengan Kepala Staf Presiden, Bapak Anto Mukti Putranto, mengenai berbagai potensi dan kebutuhan mendesak di Kabupaten TTU. Beliau merespons dengan sangat positif dan bahkan berjanji akan berkunjung langsung ke TTU dalam waktu dekat,” ujar Fransiskus Go.
Bupati TTU, yang akrab disapa Bupati Falen, juga menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih pada kawasan perbatasan seperti TTU yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan infrastruktur dan pelayanan publik.
“TTU adalah gerbang Indonesia di perbatasan dengan Timor Leste. Dukungan pemerintah pusat sangat kami butuhkan agar pembangunan lebih merata dan masyarakat bisa merasakan langsung dampaknya,” tegas Bupati Falen.
Sementara itu, Kepala Staf Presiden Anto Mukti Putranto menyambut baik inisiatif yang dibawa oleh tim dari NTT tersebut. Ia menekankan bahwa wilayah perbatasan memang menjadi salah satu fokus prioritas Presiden dalam pemerataan pembangunan nasional.
“Kami akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan hari ini. Saya pribadi akan menjadwalkan kunjungan ke TTU untuk melihat langsung kondisi lapangan dan menyusun langkah konkret bersama,” ujar Anto.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten TTU mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Langkah proaktif dari tokoh daerah seperti Fransiskus Go dinilai mampu menjembatani kepentingan lokal dengan kebijakan nasional, membuka peluang besar bagi percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia.
