Peduli Bagi Sesama, DPD PDI Perjuangan NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Mauponggo: 1 Ton Beras, Ribuan Telur, dan 100 Dos Air Mineral
Nagekeo, Sonaf NTT-News.com. Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nagekeo dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.
Banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu telah merusak rumah warga, fasilitas umum, dan memaksa puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal. Di tengah situasi darurat itu, PDI Perjuangan hadir membawa harapan dan uluran tangan nyata.
Sementara Bantuan yang disalurkan cukup signifikan, terdiri atas: 1 ton beras,2.160 butir telur dan 100 dus air mineral
Tak hanya logistik, PDI Perjuangan juga menerjunkan tim medis yang memberikan layanan kesehatan langsung kepada para korban, sebagai bagian dari upaya tanggap darurat terpadu.
Penyerahan bantuan dilakukan di Gereja Paroki Yohanes Baptista Wolosambi, Mauponggo, dan diterima langsung oleh Frater, selaku Ketua Panitia Posko Paroki.
“Kami menyambut baik kerja kemanusiaan ini karena telah meringankan beban para korban,” ujar Frater, Senin 15/9/2025.
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respon cepat PDI Perjuangan terhadap situasi bencana di daerahnya.
“Ini bentuk solidaritas nyata. Bantuan pangan dan pelayanan kesehatan sangat membantu warga kami yang tengah berjuang bangkit dari dampak banjir,” katanya.
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo tak hanya memutus akses dan merusak rumah warga, tetapi juga menghantam infrastruktur penting. Sejumlah fasilitas umum ikut terdampak, memaksa warga mengungsi ke tempat-tempat ibadah dan balai desa.
Saat ini, proses pemulihan tengah dilakukan oleh pemerintah daerah bersama gereja, masyarakat lokal, dan berbagai pihak yang terlibat aktif dalam upaya tanggap darurat.
Melalui aksi ini, PDI Perjuangan kembali menegaskan bahwa politik tidak hanya soal kekuasaan, tetapi soal keberpihakan terhadap rakyat, terutama mereka yang sedang berada dalam situasi sulit.
Bantuan ini bukan yang pertama, dan dipastikan bukan yang terakhir. PDI Perjuangan NTT berkomitmen untuk terus hadir di tengah rakyat — tidak hanya dalam masa kampanye, tetapi juga dalam masa-masa darurat dan penderitaan.
Aksi cepat dan nyata dari DPD dan DPC PDI Perjuangan di NTT membuktikan bahwa politik kemanusiaan masih hidup dan berdenyut di tengah bencana. Ketika warga membutuhkan, partai hadir bukan sekadar dengan janji, tapi dengan aksi konkret.
Dengan kolaborasi antara partai politik, pemerintah daerah, dan gereja, pemulihan pasca-banjir di Mauponggo menjadi harapan yang perlahan berubah menjadi kenyataan.
