Kupang Menuju Swasembada Pangan 2029: Sekda Teldi Canangkan Gerakan Rakyat Mandiri Pangan
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Pemerintah Kabupaten Kupang resmi memulai langkah besar menuju kemandirian pangan lewat pencanangan Gerakan Rakyat Mandiri Pangan, dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Swasembada Pangan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang,Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T.,
Selasa (22/9/2025) di Kantor Bupati Kupang.
Dalam sambutannya, Sekda Mateldeus menegaskan bahwa Kabupaten Kupang memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, namun belum optimal memberi dampak pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, melalui Surat Keputusan Bupati Kupang tentang pembentukan Tim Percepatan Swasembada Pangan, Pemkab berkomitmen untuk mempercepat transformasi sistem pangan daerah secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
“Keberhasilan swasembada pangan hanya akan terwujud jika masyarakat bukan hanya jadi penerima program, tapi menjadi pelaku utama dalam pembangunan pangan,” tegas Teldi.
Sekda juga menekankan bahwa tim yang telah dibentuk harus bekerja lintas sektor, melibatkan seluruh perangkat daerah, lembaga, mitra kerja, kelompok tani, pelaku usaha, hingga petani milenial. Fokus kerja meliputi penyediaan sarana produksi, infrastruktur pertanian dan irigasi, akses pasar, serta adopsi teknologi tepat guna.
“Ini bukan sekadar program rutin, tapi gerakan bersama. Harus ada semangat gotong royong dan koordinasi lintas pihak,” tambahnya.
Ketua Tim Percepatan Swasembada Pangan yang juga Asisten 2 Sekda, Charles Banamtuan, menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus menyatu dalam satu visi besar: mewujudkan Kabupaten Kupang yang mandiri pangan di tahun 2029. Tim tidak hanya akan bekerja secara administratif, tapi menjadi motor penggerak lapangan yang mengkoordinasikan strategi lintas sektor.
“Setiap langkah harus terukur, saling mendukung, dan terarah. Kupang harus bisa jadi lumbung pangan yang mandiri dan berkelanjutan.swasembada pangan pada tahun 2029. Mari kita satukan langkah, jadikan program swasembada pangan sebagai gerakan bersama seluruh rakyat Kabupaten Kupang,” ujar Charles.
Rakor ini dihadiri berbagai elemen strategis, mulai dari pimpinan perangkat daerah, penyuluh pertanian lapangan, petani milenial, distributor pupuk, hingga offtaker pertanian. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa gerakan swasembada pangan bukan hanya agenda pemerintah, tapi telah menjadi gerakan bersama rakyat Kabupaten Kupang.
Program percepatan swasembada pangan yang dicanangkan ini menandai arah baru pembangunan pangan Kabupaten Kupang, dari pendekatan birokratis menuju partisipatif dan berorientasi hasil nyata di lapangan. Dengan semangat gotong royong dan koordinasi lintas sektor, Kupang menatap masa depan sebagai daerah mandiri pangan yang kuat dan berdaulat.
