Ciptakan 7 Aplikasi dan 30 Produk Digital, STIKOM Uyelindo Tunjukkan Bukti Nyata Kinerja Mahasiswa
Kupang, SonafNTT-News.com. STIKOM Uyelindo Kupang kembali menunjukkan kelasnya sebagai kampus teknologi terdepan di Nusa Tenggara Timur. Melalui Uji Kompetensi Akademik Lulusan Sekolah Tinggi yang digelar pada Kamis, 20 November 2025, kampus ini menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang bukan hanya cerdas secara teori, tetapi juga matang secara kompetensi.
Sebanyak 40 peserta mengikuti uji kompetensi tersebut, mengerahkan kemampuan terbaik mereka dalam tiga bidang utama: Pemrograman Web, Data Sains, dan Jaringan Komputer—tiga bidang yang saat ini menjadi tulang punggung industri digital.
“Pemrograman web, data sains, dan jaringan adalah kompetensi paling dibutuhkan dunia industri. Fokus kami sederhana: memastikan lulusan benar-benar siap bersaing,” tegas Ketua STIKOM Uyelindo Kupang, Dr. Remerta N. Natonis, S.Kom., M.Cs.
Tak hanya fokus pada ujian kompetensi, STIKOM Uyelindo juga mencatatkan prestasi kolaboratif yang mengesankan. Kampus ini telah bekerja sama dengan hampir seluruh kabupaten di NTT, menghasilkan berbagai produk digital yang langsung dimanfaatkan oleh pemerintah daerah.
Salah satu yang paling menonjol adalah kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang, di mana mahasiswa berhasil menciptakan 7 aplikasi digital, termasuk aplikasi absensi online yang kini digunakan oleh seluruh perangkat daerah.
“Absensi online yang digunakan Pemkab Kupang adalah karya mahasiswa kami. Ini bukti konkret bahwa kolaborasi kampus–pemerintah menghasilkan dampak nyata, bukan hanya konsep di atas kertas,” jelas Dr. Remerta.
Selain menghasilkan aplikasi untuk pemerintah daerah, mahasiswa STIKOM Uyelindo juga wajib menciptakan produk digital sebagai bagian dari kegiatan magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Tahun ini saja, terdapat 30 lokasi magang, dan setiap kelompok mahasiswa diwajibkan menghasilkan satu produk digital—mulai dari aplikasi, sistem informasi, hingga dashboard data.
Artinya, lebih dari 30 produk digital baru lahir dan kini tersebar di berbagai instansi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan sejumlah daerah lain di NTT. Semua produk tersebut diserahkan secara resmi kepada mitra melalui berita acara penyerahan, sebagai bukti legalitas sekaligus pencapaian akademik mahasiswa.
Dengan kurikulum berbasis teknologi, metode pembelajaran kreatif, serta dukungan dosen dan fasilitas yang adaptif, STIKOM Uyelindo terus memperkuat reputasinya sebagai kampus teknologi yang menghasilkan inovator digital. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi dilatih untuk menjawab tantangan dunia kerja dan kebutuhan real dari instansi mitra.
Uji kompetensi tahun ini menjadi momentum penting, mempertegas bahwa lulusan STIKOM Uyelindo bukan sekadar sarjana IT, tetapi problem solver yang siap diterjunkan ke dunia industri—lengkap dengan portofolio karya yang sudah digunakan masyarakat.
Ia menegaskan dengan 7 aplikasi daerah, 30 produk digital, dan kerja sama yang terus meluas di NTT, STIKOM Uyelindo Kupang membuktikan bahwa perguruan tinggi dapat berperan langsung dalam percepatan digitalisasi daerah. Dan yang terpenting, mahasiswa menjadi aktor utama dalam proses tersebut
