daerah

Dorong Ekonomi Hijau, Usman Husin Salurkan Bantuan 15.000 Bibit Mangga, Lengkeng, dan Jambu Kristal ke Rote Ndao

Ba, a, SonafNTT-News.com. Komitmen untuk membangun ekonomi hijau di Nusa Tenggara Timur kembali dibuktikan Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, dengan menyalurkan 15.000 anakan mangga, lengkeng, dan jambu kristal kepada masyarakat Kabupaten Rote Ndao. Bantuan bibit bernilai ekonomis tinggi ini diserahkan langsung pada Sabtu, 29 November 2025, kepada kelompok masyarakat yang dinilai benar-benar membutuhkan dan siap mengembangkan potensi hortikultura di wilayahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bantuan tersebut tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga menjadi dorongan nyata bagi peningkatan ekonomi keluarga serta menjawab kebutuhan pasar lokal yang terus berkembang. Rote Ndao yang dikenal memiliki lahan potensial untuk tanaman buah tropis diharapkan mampu memaksimalkan peluang ini.

Dalam keterangannya kepada awak media, Usman Husin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil perjuangan aspirasi murni untuk masyarakat NTT, khususnya Rote Ndao.
“Bantuan anakan yang diberikan kiranya dapat dimanfaatkan secara efektif dan profesional. Selain merawat lingkungan, bibit ini diharapkan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Usman, penanaman mangga, lengkeng, dan jambu kristal memberikan manfaat ganda: ekologis dan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa pohon buah tidak hanya membuat lingkungan lebih sejuk dan berkualitas, tetapi juga memberikan sumber pangan bergizi yang dapat dipanen langsung dari pekarangan rumah.

Selain itu, keberadaan pohon buah juga berperan penting dalam menjaga konservasi tanah dan air, mencegah erosi, serta menciptakan habitat bagi burung dan serangga penyerbuk yang memperkaya keanekaragaman hayati di wilayah tersebut.

“Menanam pohon buah berarti menanam masa depan. Pohon ini akan hidup bertahun-tahun, memberikan hasil, dan menjadi sumber ekonomi keluarga. Tanaman mangga juga terkenal adaptif dan cocok tumbuh di daerah tropis seperti Rote Ndao,” jelasnya.

Dengan pembagian 15.000 bibit ini, Usman berharap masyarakat dapat menjadi bagian dari gerakan ekonomi hijau yang berkelanjutan, di mana pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.

Program ini mendapat apresiasi dari warga, yang menilai langkah tersebut sebagai upaya konkrit mendorong kemandirian pangan serta membuka peluang usaha baru berbasis hasil pertanian lokal.

Gerakan penghijauan sekaligus penguatan ekonomi keluarga ini diharapkan menjadi awal dari transformasi Rote Ndao menuju daerah yang lebih hijau, produktif, dan mandiri secara ekonomi.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *