Peringati Hari Bakti PU ke-80: Balai Besar Wilayah Sungai NT II Kebut Penyelesaian 66 Irigasi, Tahap III Sudah Terkontrak dan Mulai Dikerjakan
Kupang, SonafNTT-News.com. Dalam momentum peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II menunjukkan komitmen kuat untuk menyelesaikan berbagai proyek strategis yang menyangkut hajat hidup petani.
Usai upacara memperingati Hari Bakti PU.ke 80, (3/12/2025) Kepala BBWS NT II, Parlinggoman Simanungkalit, menegaskan bahwa 66 daerah irigasi pada Tahap II berjalan lancar, sementara Tahap III telah memasuki fase kontrak dan beberapa pekerjaan sudah mulai digarap.
Simanungkalit menyampaikan bahwa kehadiran Instruksi Presiden (Inpres) menjadi angin segar bagi perbaikan kinerja jaringan irigasi yang selama ini mengalami penurunan akibat keterbatasan anggaran dan kerusakan lapangan. “Kami berharap pekerjaan irigasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, dapat dikembalikan ke kondisi optimal. Inpres ini membuka ruang untuk menghidupkan kembali fungsi irigasi dengan memaksimalkan potensi yang ada,” ujarnya.
BBWS NT II kini berada dalam ritme kerja yang sangat ketat. Mereka diberikan tenggat hingga 31 Desember 2025 untuk merampungkan seluruh pekerjaan Tahap II. Meski progres berjalan positif, penyerahan hasil pekerjaan akan dilakukan secara parsial, mengingat luasnya sebaran pekerjaan di 66 lokasi. Artinya, lokasi yang lebih dulu tuntas akan langsung diserahkan tanpa menunggu lokasi lain.
Namun, BBWS juga menyiapkan skema ERPATA, yaitu mekanisme tambahan waktu hingga 50 hari pertama untuk lokasi yang diperkirakan menghadapi hambatan, terutama akibat cuaca ekstrem dan curah hujan yang tidak menentu. Situasi di lapangan semakin kompleks karena musim tanam sudah dimulai, sehingga pelaksanaan pekerjaan di beberapa titik tidak bisa optimal karena kebutuhan petani akan aliran air.
Instruksi Tegas: Selesaikan Semua Pekerjaan Tahun Ini
Dengan intensitas kerja yang tinggi, Simanungkalit menegaskan bahwa seluruh tim di lapangan akan dikerahkan maksimal demi memenuhi mandat. “Ini perintah langsung dari Bapak Menteri dan Bapak Dirjen. Semua pekerjaan tahun ini harus selesai,” tegasnya.
Ia meyakini Optimisme ini tak lepas dari besarnya dampak rehabilitasi irigasi bagi keberlanjutan produksi pertanian. Jika seluruh pekerjaan pada Tahap II dan III selesai tepat waktu, maka jutaan meter persegi lahan sawah di wilayah Nusa Tenggara diprediksi kembali produktif, sehingga ikut menopang ketahanan pangan nasional.
Sementara Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma Membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum RI, Doddy Hanggodo, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan bahwa Peringatan Hari Bakti PU menjadi momentum refleksi atas 80 tahun pengabdian insan PUPR dalam membangun negeri.
“Dalam spirit perjuangan, saya merangkum tujuh pesan strategis Sapta Bakti Insan PU yang harus menjadi etos kerja insan PUPR. Pertama, bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih cerdas. Kedua, menjaga integritas sebagai marwah insan PUPR. Ketiga, berempati dan berorientasi pada pelayanan publik. Keempat, membangun infrastruktur berkeadilan hingga wilayah terpencil dan perbatasan. Kelima, mengutamakan keselamatan, kualitas, dan akuntabilitas anggaran. Keenam, melakukan inovasi dan terobosan untuk mempercepat capaian PU608, dan ketujuh, menghidupkan semangat pengabdian sebagai jiwa Hari Bakti PU,” tegas Wagub Johni.
Lebih lanjut Wakil Gubernur mengatakan, kontribusi sektor infrastruktur disebut akan mendukung efisiensi investasi, pengurangan kemiskinan menuju 0%, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada 2029 sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.
“Selain pembangunan fisik, Program Padat Karya dan Infrastruktur Berbasis Masyarakat terus diperluas untuk meningkatkan partisipasi dan manfaat ekonomi bagi Masyarakat,” sebutnya.
Wagub Johni juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem. Ia meminta jajaran PUPR memastikan keandalan infrastruktur pendukung mobilitas masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat NTT, kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi insan PUPR yang telah bekerja tanpa lelah. Semoga semangat Hari Bakti PU ke-80 semakin memperkuat pengabdian kita dalam mewujudkan infrastruktur berkeadilan untuk rakyat sejahtera dan NTT semakin maju,” ujar Wagub Johni Asadoma.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Johni Asadoma turut menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada perwakilan ASN. Kegiatan lalu dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara Akademi Teknik Kupang dan Balai-balai Kementerian PUPR di NTT dengan disaksikan oleh Wagub Johni Asadoma, serta ditutup dengan pemotongan tumpeng, penyerahan sejumlah bantuan kesehatan dan penyerahan penghargaan perlombaan.
Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II, Parlinggoman Simanungkalit, para Pimpinan Balai Kementerian Pekerjaan Umum Wilayah NTT, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak, serta ASN Balai Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Provinsi NTT.
