daerah

Dari Alun-Alun Rujab Gubernur, Sekwan DPRD NTT Tunjukkan Identitas Budaya dan Raih Prestasi Nasional

Kupang, SonafNTT-News.com. Nuansa budaya dan kebanggaan daerah terasa kental di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Sabtu (13/12/2025). Dalam ajang Parade Tenun Ikat Berwarna 2025, Sekretaris DPRD NTT, Alfonsius Watu Raka, SE., MM, tampil mendampingi tim Sekretariat DPRD (SETWAN) NTT dengan balutan busana adat Kabupaten Manggarai, sekaligus mengantarkan SETWAN NTT meraih Juara 6 tingkat nasional.

Penampilan SETWAN NTT tidak hanya memikat dari sisi estetika, tetapi juga sarat makna. Busana adat Manggarai yang dikenakan menjadi simbol kuat identitas budaya NTT—menampilkan kekayaan motif, warna, dan filosofi tenun ikat yang diwariskan lintas generasi. Kehadiran Alfonsius Watu Raka bersama tim SETWAN mempertegas komitmen lembaga DPRD NTT dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus mengangkatnya ke panggung nasional.

Ajang bergengsi ini turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Irjen. Pol. (Purn). Dr., Drs. Johanes Asadoma, M.Hum, Ketua DPRD NTT Ir. Emelia Julia Nomleni, serta para pimpinan dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi penegasan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari agenda strategis pembangunan daerah.

Prestasi Juara 6 yang diraih SETWAN NTT menjadi bukti bahwa kekuatan budaya lokal mampu bersaing dan mendapat pengakuan di level nasional. Lebih dari sekadar kompetisi, Parade Tenun Ikat Berwarna 2025 menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

 

(Tim setwan DPRD NTT)

Melalui momentum ini, SETWAN DPRD NTT menunjukkan bahwa identitas budaya adalah wajah daerah yang patut dibanggakan. Dari Alun-Alun Rujab Gubernur NTT, pesan kuat pun digaungkan: budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk ditampilkan, dirayakan, dan dipresentasikan di panggung nasional.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *