Pendidikan

Momen Bersejarah di UNDANA: Rektor Baru Pimpin Wisuda 1.824 Lulusan, Tekankan Peran Strategis Generasi Muda

Kupang, SonafNTT-News.com. Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang mencatatkan tonggak sejarah baru dalam perjalanan akademiknya. Untuk pertama kalinya, Rektor UNDANA periode 2025–2029, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, memimpin langsung prosesi Wisuda Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma Periode IV Sesi I yang digelar pada Jumat, 19 Desember 2025, di Gedung Auditorium UNDANA Kupang.

Momentum ini menjadi simbol estafet kepemimpinan dan arah baru UNDANA di bawah nahkoda baru, sekaligus penanda kesiapan kampus ini dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing di tengah tantangan global.

Dalam sambutan perdananya sebagai rektor, Prof. Jefri mengajak seluruh sivitas akademika dan hadirin untuk bersyukur, sekaligus menyampaikan empati dan doa bagi masyarakat di Pulau Sumatera yang terdampak bencana. Sikap ini menegaskan bahwa kepemimpinan akademik tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga kepekaan sosial dan kemanusiaan.

Prof. Jefri juga memberikan apresiasi kepada pimpinan UNDANA sebelumnya Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., yang telah meletakkan fondasi kuat bagi keberlanjutan institusi. Menurutnya, kerja keras dan dedikasi para pendahulu menjadi pijakan penting untuk membawa UNDANA melangkah lebih jauh ke depan.

Pada wisuda kali ini, UNDANA secara resmi meluluskan 1.824 wisudawan, terdiri dari 700 wisudawan sesi pagi dan 1.124 wisudawan sesi siang, dengan komposisi 1.176 perempuan dan 648 laki-laki. Angka ini menjadi bukti nyata kontribusi UNDANA dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul bagi Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.

Yang paling menyita perhatian publik adalah penegasan Rektor UNDANA mengenai peran strategis generasi muda. Dalam pidatonya, Prof. Jefri mengibaratkan para lulusan sebagai “ratu” dalam permainan catur—bidak paling menentukan arah dan hasil permainan.

Menurutnya, masa depan pembangunan NTT sangat ditentukan oleh kualitas, integritas, dan keberanian generasi muda dalam mengambil peran. Ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, literasi digital, berpikir kritis, kolaborasi lintas disiplin, serta ketahanan mental di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan.

Prof. Jefri menegaskan  bahwa integritas adalah aset paling berharga bagi lulusan UNDANA. Ia menekankan bahwa setiap alumni membawa nama baik almamater kemanapun mereka melangkah, sehingga nilai kejujuran dan etika tidak boleh dikompromikan.

Di bawah kepemimpinannya, UNDANA menegaskan komitmen untuk bertransformasi menjadi world class, locally relevant university—kampus yang berakar kuat pada kebutuhan lokal NTT, namun mampu bersaing dan berkiprah di tingkat global melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *