Komisi II DPRD NTT Evaluasi Program Biro Perekonomian 2026, Dorong Pertumbuhan Daerah
Kupang, SonafNTT-News.com. Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat kerja bersama Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT untuk mengevaluasi program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026, Rabu (21/1/2026). Rapat ini menjadi langkah strategis DPRD dalam mengawal arah kebijakan ekonomi daerah agar mampu mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Provinsi NTT tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II Leonardus Lelo, S.Ip., M.Si, didampingi Wakil Ketua Komisi II Yunus H. Takandewa, S.Pd, Jan Pieter Dj. Windy, SH., MH, serta Sekretaris Komisi II Junaidin. Sejumlah anggota Komisi II turut hadir dan aktif memberikan masukan kritis.
Dalam pembahasan, Komisi II secara mendalam mencermati perencanaan program Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan tahun 2026, termasuk evaluasi capaian tahun sebelumnya, sinkronisasi dengan prioritas pembangunan daerah, serta potensi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Leonardus Lelo selaku Pimpinan Komisi II menekankan bahwa setiap program yang dirancang harus memiliki indikator kinerja yang jelas, terukur, dan berorientasi hasil. DPRD NTT meminta agar Biro Perekonomian tidak hanya fokus pada aspek administratif, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang konkret dan menyentuh sektor riil ekonomi masyarakat.
Selain itu, Komisi II menyoroti pentingnya penguatan koordinasi lintas perangkat daerah agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih. Transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi anggaran juga menjadi poin penting yang ditekankan dalam rapat tersebut.
Rapat berlangsung dinamis dengan sejumlah catatan strategis yang disampaikan Komisi II kepada jajaran Biro Perekonomian.
Ketua Demokrat NTT itu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan agar program dan kegiatan tahun anggaran 2026 benar-benar berkontribusi terhadap percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui evaluasi ini,ia sebagai ketua Komisi II DPRD NTT berharap kebijakan dan program perekonomian daerah dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.
