daerah

Gubernur NTT dan Bali Teken Komitmen Harmoni Kehidupan Bersama di Manggarai Barat

Flores, SonafNTT-News.com. Manggarai Barat kembali menjadi panggung penting bagi penguatan persatuan bangsa. Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi meneken Komitmen Bersama Harmoni Kehidupan Bersama Bali–NTT, Rabu (28/1/2026), di ITDC The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat.

Penandatanganan ini memberikan pesan kuat kepada publik bahwa harmoni sosial, persaudaraan lintas daerah, dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas bersama di tengah dinamika mobilitas penduduk dan keberagaman budaya antara Bali dan NTT.

Komitmen bersama tersebut menegaskan tekad kedua pemerintah provinsi untuk menjaga hubungan masyarakat Bali dan NTT tetap rukun, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Langkah ini dinilai strategis mengingat kuatnya interaksi sosial, ekonomi, dan budaya antara warga Bali dan NTT, baik di Pulau Dewata maupun di wilayah NTT.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan bahwa harmoni antarmasyarakat merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, persaudaraan yang terjaga akan menciptakan stabilitas sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Komitmen ini juga merupakan bentuk tanggung jawab bersama kedua pemerintah provinsi dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang harmonis, rukun, aman, dan berkeadilan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi NTT sepakat memperkuat komunikasi budaya dan ruang dialog yang inklusif guna menjembatani perbedaan budaya serta mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan sosial diupayakan melalui mekanisme dialog dan mediasi dengan melibatkan tokoh adat serta pemerintah daerah.

Kedua pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan pembinaan dan pembekalan warga pra-migrasi, khususnya terkait pemahaman adat istiadat, etika sosial, dan norma hukum di daerah tujuan, serta memastikan tertib administrasi kependudukan guna menjamin perlindungan sosial warga.

Selain itu, ditegaskan pula komitmen terhadap penegakan hukum yang tegas, adil, dan proporsional, tanpa pandang bulu, serta tanpa melakukan generalisasi atau stigma terhadap kelompok tertentu.

Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi NTT juga menjamin perlindungan hak dan kesetaraan warga, termasuk akses terhadap hunian dan pekerjaan yang layak, serta mendorong kebijakan inklusif untuk mencegah diskriminasi dan eksklusi sosial.

Sebagai bagian dari penguatan persaudaraan, kedua pihak akan membangun sinergi strategis dan narasi positif melalui kampanye publik yang menonjolkan kontribusi dan peran aktif masyarakat Bali dan NTT dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya.

Komitmen bersama ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga keharmonisan, mempererat persatuan, serta memperkuat hubungan antar-masyarakat Bali dan Nusa Tenggara Timur secara berkelanjutan.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *