daerah

20 KK di Baumata Terisolasi Saat Hujan, Warga Desak Pemerintah dan Balai Jalan Nasional Turun Tangan

Kupang, SonafNTT-News.com. Sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) di RT 10 RW 5 dan RT 06 Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, kembali menghadapi persoalan klasik yang tak kunjung terselesaikan: akses jalan rusak total yang membuat wilayah mereka terisolasi setiap musim hujan.

Bertahun-tahun warga bertahan dalam kondisi infrastruktur yang memprihatinkan. Jalan utama yang menjadi satu-satunya akses keluar-masuk permukiman berubah menjadi lumpur pekat saat hujan turun. Sebuah kali yang melintasi jalur tersebut pun kerap meluap, memutus akses anak-anak ke sekolah dan warga menuju fasilitas kesehatan.

(Kondis ruas Jalan Baumata, sulit dilewati warga menuju akses pendidikan,kesehatan dan  Gereja,)

Yohanes Seran, salah satu warga RT 10, mengungkapkan bahwa selama hampir 10 tahun tinggal di wilayah tersebut, belum ada penanganan serius dari pemerintah.

“Kalau hujan besar, anak-anak tidak bisa sekolah. Kalau ada yang sakit, kami sangat kesulitan membawa ke puskesmas bahkan saat musim kami juga sulit mendapatkan akses air bersih dari Jasa Tengki. Kami sudah lama tinggal di sini, tapi belum ada perhatian nyata,” ujarnya.

 

(Cros Way terancam putus yang biasanya di lewati anak-anak ke akses pendidikan,dok.kamis 19/2/2026)

 

Kondisi ini bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat: akses pendidikan, layanan kesehatan, dan keberlangsungan ekonomi. Saat musim hujan, sebagian warga t menghentikan aktivitas kerja karena kendaraan tak bisa melintas. Anak-anak harus menunggu air surut untuk berangkat sekolah, bahkan tak jarang absen.

“ kami berharap Pemerintah Kabupaten Kupang segera berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar persoalan ini masuk dalam skala prioritas”ujarnya

Ia menambahkan hal ini menjadi tanggung jawab DPRD NTT agar masyarakat mendapatkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang layak dengan mengacu terhadap ketentuan yang berlaku.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *