daerah

Terang Segera Menyapa di Desa Manutoghi, Infrastruktur Listrik PLN Siap Beroperasi

SBD, SonafNTT-News.com Harapan panjang warga Desa Manutoghi, Kecamatan Kodi Bangedo, akhirnya berada di ambang kenyataan. Setelah bertahun-tahun menantikan akses listrik yang andal, kini cahaya baru segera hadir menyinari kehidupan masyarakat setempat. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) p di Sumba telah sukses menyelesaikan commissioning test atau uji coba pembebanan jaringan listrik, menandai kesiapan infrastruktur untuk segera beroperasi dan melayani warga.

Keberhasilan uji coba yang dilaksanakan pada 10/6/2026 tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan akses energi di wilayah pelosok Sumba Barat Daya. Infrastruktur yang dibangun mencakup jaringan tegangan menengah sepanjang 2,3 kilometer, jaringan tegangan rendah sepanjang 3,6 kilometer, serta satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA. Seluruh fasilitas telah melalui serangkaian pengujian teknis guna memastikan keamanan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Kehadiran listrik bukan sekadar soal penerangan. Bagi warga Manutoghi, listrik membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung kegiatan pendidikan anak-anak pada malam hari, memperkuat layanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Aktivitas usaha kecil dan produktivitas masyarakat pun diproyeksikan meningkat seiring tersedianya akses energi yang lebih stabil.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk yang berada di daerah terpencil. Menurutnya, pemerataan listrik merupakan fondasi penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Langkah PLN ini mendapat apresiasi karena menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mendukung program elektrifikasi nasional. Di tengah tantangan geografis yang tidak mudah, pembangunan jaringan listrik hingga menjangkau desa-desa terpencil menjadi bukti bahwa akses energi kini semakin merata.

“Kami percaya bahwa listrik adalah katalisator utama untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan masuknya listrik ke Desa Manutoghi, kami berharap masyarakat dapat melakukan transformasi dalam aktivitas sehari-hari, baik itu peningkatan produktivitas ekonomi rumah tangga maupun efektivitas kegiatan belajar mengajar bagi generasi muda. Ini adalah misi PLN dalam menerangi hingga ke pelosok negeri demi menciptakan kemandirian desa,” tutur F. Eko Sulistyono.

Kehadiran PLN di Desa Manutoghi disambut dengan tangan terbuka oleh warga setempat. Kepala Desa Manutoghi, Dominikus Ndara Malli, menyatakan bahwa listrik merupakan infrastruktur yang paling dinantikan untuk memacu pertumbuhan desa.

“Masyarakat Desa Manutoghi sangat bersyukur dan berterima kasih. Listrik ini bukan sekadar lampu bagi kami, tetapi simbol kemajuan dan harapan. Kini warga memiliki energi yang cukup untuk menggerakkan mesin-mesin usaha kecil dan mendukung aktivitas di malam hari dengan lebih produktif. Ini adalah momen yang sangat berarti bagi pembangunan desa kami,” ujar Dominikus.

Di sisi lain, Manager PLN UP2K Sumba, A. Iman Krismanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat selama proses konstruksi.

“Keberhasilan commissioning test ini adalah hasil dari sinergi semua pihak. Kami berterima kasih kepada warga Desa Manutoghi yang telah kooperatif selama masa pembangunan. Kini, jaringan sudah siap 100 persen. Kami mengajak warga untuk segera mendaftar menjadi pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile agar penyambungan ke masing-masing rumah dapat segera dilaksanakan,” jelas A. Iman Krismanto.

Langkah PLN di Desa Manutoghi ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Nusa Tenggara Timur, khususnya di wilayah-wilayah yang secara geografis menantang namun memiliki potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan.

About The Author