Aksi Hijau Bank NTT, Dukung Konservasi Terumbu Karang Demi Masa Depan Laut Lembata

Lembata, SonafNTT-News.com. Komitmen terhadap pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan komunitas pecinta alam. Di Kabupaten Lembata, aksi nyata itu kini juga datang dari sektor perbankan. Melalui program kepedulian sosial dan lingkungan, Bank NTT kembali menunjukkan perannya dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam dengan mendukung program konservasi terumbu karang yang dijalankan oleh Yayasan Savu Lautan Project.

Bantuan tersebut diserahkan langsung di kawasan konservasi terumbu karang di Hukung, Kabupaten Lembata, sebuah wilayah yang dikenal memiliki kekayaan hayati laut yang luar biasa. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pimpinan Cabang Bank NTT Lewoleba, Petrus Soba Lewar, kepada Ketua Yayasan Savu Lautan Project, Martinianus Ola, disaksikan berbagai pihak yang peduli terhadap masa depan lingkungan pesisir Lembata.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana menjaga aset alam yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Terumbu karang memiliki peran vital sebagai habitat berbagai jenis biota laut, tempat berkembang biaknya ikan, serta pelindung alami pantai dari ancaman abrasi dan gelombang besar.

Petrus Soba Lewar saat dikonfirmasi wartawan pada 15/6/2026 usai kegiatan tersebut menegaskan bahwa dukungan Bank NTT merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan ekosistem laut tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.

Menurutnya, menjaga kesehatan terumbu karang berarti menjaga keberlangsungan sektor perikanan, melindungi keanekaragaman hayati, dan membuka peluang pengembangan pariwisata bahari yang berkelanjutan. Hal ini sangat penting bagi Lembata yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup dari kekayaan laut.

Menariknya, program konservasi ini lahir dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan anggota DPRD Provinsi NTT, Alex Ofong. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan upaya pelestarian lingkungan yang tidak bisa dilakukan secara parsial.

Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, kerusakan ekosistem laut, dan menurunnya kualitas lingkungan pesisir di berbagai daerah, langkah yang dilakukan Bank NTT mendapat apresiasi luas. Banyak pihak menilai keterlibatan dunia usaha dalam konservasi lingkungan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan nilai bantuan yang diberikan.

Sementara itu, Yayasan Savu Lautan Project Martianus Ola menyambut positif dukungan dari Bank NTT. Bantuan yang diterima diharapkan mampu memperkuat berbagai program rehabilitasi dan perlindungan terumbu karang yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan di perairan Lembata.

Ia menegaskan bahwa aksi konservasi ini menjadi pesan bahwa menjaga laut adalah menjaga masa depan. Ketika terumbu karang tetap sehat, stok ikan terjaga, wisata bahari berkembang, dan kehidupan masyarakat pesisir pun semakin kuat. Melalui langkah ini, Bank NTT tidak hanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah, tetapi juga ikut memastikan bahwa warisan alam Lembata tetap lestari untuk generasi yang akan datang.