Jatim, SonafNTT-News.com. Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), menandai langkah besar pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Peresmian yang dipusatkan di Sampang, Jawa Timur, menjadi simbol komitmen pemerintah untuk memastikan setiap daerah memiliki akses jalan yang layak. Menurut Presiden, pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan penguatan daya saing nasional.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas, Indonesia membutuhkan jaringan jalan yang mampu menghubungkan sentra produksi, kawasan pertanian, pelabuhan, hingga permukiman. Dengan konektivitas yang semakin baik, biaya logistik diharapkan dapat ditekan sehingga distribusi barang menjadi lebih cepat, efisien, dan terjangkau.
Lebih jauh, Presiden menilai pembangunan jalan memiliki peran strategis dalam mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan energi. Infrastruktur yang memadai akan mempermudah hasil panen petani sampai ke pasar, mempercepat distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung kelancaran pasokan energi ke berbagai wilayah.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa. Tujuannya adalah agar tidak ada lagi daerah yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses transportasi. Dengan infrastruktur yang semakin baik, peluang investasi, pertumbuhan usaha mikro, dan penciptaan lapangan kerja di daerah diharapkan semakin meningkat.
Presiden Prabowo dalam kesempatan itu turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun. Jalan yang terpelihara dengan baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta mobilitas masyarakat.
Ia menambahkan Peresmian 1.151 kilometer jalan daerah ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional. Melalui konektivitas yang semakin merata, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau desa-desa dan kawasan terpencil, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.









