Kupang, SonafNTT-News.com. Direktur Utama PT Flobamora (Perseroda), Dominggus Elcid L, membeberkan arah baru pengembangan perusahaan melalui sejumlah program strategis yang ditargetkan mampu mendorong pertumbuhan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sekaligus mendukung pembangunan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (6/8/2026), Dominggus mengatakan bahwa setelah Di lantak dalam beberapa bulan terakhir, manajemen kini memfokuskan diri pada pembenahan internal sekaligus menyiapkan roadmap bisnis yang lebih terarah.
“Kami telah menyiapkan sejumlah rencana bisnis sebagai langkah strategis untuk memperkuat PT Flobamora secara internal sekaligus mendukung agenda pembangunan Pemerintah Provinsi NTT,” ujarnya.
Menurut Dominggus, roadmap pengembangan perusahaan bertumpu pada tiga agenda bisnis utama. Pertama, melakukan pembenahan dan pengembangan Hotel Sasando agar mampu menjadi aset daerah yang memberikan nilai tambah. Kedua, menghadirkan layanan transportasi laut rute Kupang–Semau menggunakan kapal berkapasitas 76 penumpang, lima unit mobil, serta sejumlah sepeda motor guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. Ketiga, menyiapkan skema pengelolaan NTT Mart sebagai pusat pengembangan ekonomi lokal.
Ia menjelaskan, konsep NTT Mart tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga dirancang sebagai wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di NTT.
“Konsep NTT Mart kami dorong untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM, memperkuat sinergi dengan Jamkrida, Bank NTT, serta meningkatkan literasi keuangan guna mendukung pengembangan bisnis masyarakat,” jelasnya.
Selain pengembangan usaha, Dominggus mengungkapkan bahwa PT Flobamora (Perseroda) juga tengah menjalankan proses pembenahan tata kelola perusahaan secara menyeluruh. Langkah tersebut meliputi penyempurnaan standar operasional, penataan aset perusahaan, hingga restrukturisasi hutang kepada Bank NTT sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi perusahaan.
Di sisi permodalan, ia menyampaikan bahwa terdapat rekomendasi DPRD NTT dan keputusan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, terkait rencana penyertaan modal sebesar Rp12 miliar kepada PT Flobamora (Perseroda). Namun, realisasinya akan tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Dominggus menegaskan bahwa seluruh agenda tersebut diarahkan agar PT Flobamora dapat tumbuh sebagai BUMD yang profesional, sehat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Ia juga memastikan bahwa pelayanan transportasi laut Kupang–Semau menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kupang yang berada di Pulau Semau.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang prima, tepat, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa roadmap bisnis yang mulai dijalankan, PT Flobamora (Perseroda) berharap mampu memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui pengelolaan aset yang lebih produktif, pengembangan sektor transportasi, serta pemberdayaan UMKM yang berdaya saing.






