Warga Desa Walatungga Minta DPRD Provinsi NTT Perjuangkan Tiga Kebutuhan Prioritas
Kupang,sonafntt-news.com. Warga Desa Walatungga Kecamatan pandawai Kabupaten Sumba Timur, Minta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur Tiga Kebutuhan Prioritas dengan tujuan mendorong pembangunan daerah dan khususnya di Desa Walatungga menuju Desa yang maju dan sukses di segala aspek.
Pantauan media ini, perwakilan Desa Walatungga diterima oleh Anggota Komisi I DPRD Stef Come Rihi. Turut mendampingi Koordinator Humas dan Publikasi Lukas Lengkiu. Aliandu dan Staf Sekretariat Dewan DPRD NTT, Rabu 22/6/2022.
Kepala Desa Persiapan Walatungga Muhu Ndapa Lewa dalam keterangannya menyampaikan beberapa poin strategis untuk diperjuangkan diantaranya pemenuhan Air Bersih, Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Peningkatan Jaringan Listrik guna peningkatan pembangunan Desa, membuka akses antar Desa,Kecamatan dan Kabupaten.
” Desa Persiapan Walatungga cukup jauh dari Kabupaten, oleh karena itu Kami sangat membutuhkan Air Bersih, Listrik dan Peningkatan akses Jalan agar memudahkan pelayanan kesehatan, Pendidikan, kegiatan sosial kemasyarakatan bahkan untuk memudahkan mengakses hasil pertanian dari lahan yang dimiliki warga” ungkapnya.
Selain itu, untuk diketahui Desa Walatungga sebagai Desa Persiapan terdiri 269 Kepala Keluarga (KK) dan 1.083 jiwa dan secara administrasi kelengkapan menuju Desa Definisi sudah final bahkan berkasnya sudah diteruskan pemerintah pusat.
Sambungnya, sejauh ini kami sudah lakukan swadaya untuk pembangunan kantor desa namun terkendala dengan Air bersih dan Listrik, bahkan akses untuk mendapatkan air bersih sangat sulit dijangkau oleh karena itu kami membutuhkan dukungan dari Bapak Dewan untuk mendukung pembangunan yang ada
Sementara Anggota Komisi I DPRD Provinsi NTT Stef Come Rihi dalam keterangannya menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh Kepala Desa Walatungga dan siap melanjutkan aspirasi tersebut kepada Pimpinan Dewan guna diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
” Kami menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan tentu kita perjuangkan bersama untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan tujuan peningkatan pembangunan terutama untuk pemenuhan kebutuhan sosial dasar seperti air,Listrik dan Jalan” ungkapnya.
Menurut Anggota DPRD Provinsi Asal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), untuk usulan Air Bersih pihaknya akan berkoordinasi dengan teknis untuk penyediaan Sumur Bor dan jika aspirasi ini dianggap kebutuhan emergency atau prioritas bisa dilakukan melalui dana reses.”Kami biasa reses empat bulan sekali kita menggunakan dana tersebut dimana teknisnya membuka akses air bersih dari sumber mata air terdekat.Selain itu, untuk mendukung pembangunan desa kami sedang berupaya untuk memberikan bantuan melalui kelompok usaha bersama ( Kube) dengan nominal per kelompok 10.000.000, dan bantuan untuk pengembangan usaha tenun ikat per kelompok 50.000.000.bantuan ini untuk skala kecamatan sedangkan untuk infrastruktur kami akan koordinasikan dengan teknis.
Politisi asal Partai Gerindra dalam kesempatan itu warga Sumba Timur untuk mengembangkan tenun ikat dengan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Ia juga mengapresiasi Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat yang konsen mengurus pemberdayaan ekonomi kelompok tenun ikat.
Koordinator Humas dan Publikasi Lukas Lengkiu. Aliandu menjelaskan Sekretariat DPRD NTT menganut dua mekanisme penerimaan aspirasi yakni aspirasi langsung kepada Bapak/Ibu Dewan dan menyampaikan usulan melalui portal rumah aspirasi sesuai kebutuhan warga bersangkutan.Menurutnya setelah usulan disampaikan kepada DPRD kami di bagian sekretariat merumuskan dalam bentuk selanjutnya diteruskan ke pimpinan DPRD NTT untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku. (Mf/SN).
