Ambrosius Kodo Tegaskan Kinerja Kepala Sekolah SMA/SMK di NTT Bisa Dievaluasi Tiap 6 Bulan
Kupang, SonafNTT-News.com. Langkah tegas kembali ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo yang kini menjadi perhatian publik. Ia memastikan bahwa para kepala sekolah SMA dan SMK di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak bisa lagi bekerja tanpa tekanan kinerja yang jelas. Evaluasi yang selama ini dikenal berlangsung dua tahunan, kini bisa dipercepat—bahkan hanya dalam waktu enam bulan.
Hal ini memantik perhatian karena dinilai sebagai sinyal kuat perubahan budaya kerja di dunia pendidikan NTT. Ambrosius secara lugas mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah adalah posisi strategis yang menentukan kualitas lulusan. Karena itu, tidak ada ruang bagi kinerja yang stagnan.
“Evaluasi bisa dilakukan sebelum dua tahun. Enam bulan atau satu tahun pun bisa,” tegasnya di hadapan awak media usai memberikan pengarahan kepada kepala sekolah yang baru dilantik,Kamis 26/3/2026
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan lanjut menerangkan bahwa peringatan, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan bahwa setiap kepala sekolah benar-benar menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal. Terlebih, kebijakan ini sejalan dengan arahan Gubernur NTT yang menginginkan peningkatan kualitas pendidikan secara nyata dan terukur.
Di balik penegasan itu, tersimpan pesan penting: kepala sekolah dituntut bergerak cepat dan adaptif. Mereka tidak hanya mengelola administrasi, tetapi juga harus mampu menciptakan inovasi yang berdampak langsung pada siswa. Ambrosius menekankan pentingnya pendampingan terhadap peserta didik agar memiliki gambaran masa depan—baik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun masuk ke dunia kerja.
Menurutnya, sekolah harus mulai membangun indikator keberhasilan yang konkret, bahkan dari hal-hal sederhana. Langkah ini dinilai penting agar arah pendidikan tidak berjalan tanpa tujuan yang jelas, melainkan benar-benar mempersiapkan generasi muda NTT menghadapi tantangan global.
Tak hanya itu, kepala sekolah juga diminta untuk memperkuat sinergi dengan berbagai perangkat daerah. Kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan visi besar pembangunan: NTT yang maju, cerdas, sehat, sejahtera, dan berkelanjutan
