Ayo Simak Pesan Sekda Kota Kupang Dalam Penyerahan Santunan Bagi 2 Peserta BPJS Tenaga Kerja

Kupang,sonafntt-news.com. Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, saat menyerahkan santunan untuk  dua peserta   BPJS Tenaga kerja menyampaikan beberapa point penting diantaranya  minta agar para ahli waris penerima santunan BPJS Ketenagakerjaan memanfaatkan santunan untuk hal-hal yang produktif guna menunjang kelangsungan  keluarga terutama  pendidikan anak, memastikan keluarga selalu sehat dan terpenuhinya kebutuhan pangan.

Permintaan tersebut disampaikannya dalam acara penyerahan santunan jaminan kematian, jaminan kecelakaan dan beasiswa BPJS Ketenagakerjaan tahun 2022 di Aula Garuda Kantor Walikota Kupang, Jumat (25/3). Penyerahan santunan secara simbolis diterima oleh 2 orang ahli waris penerima jaminan kematian dan satu orang penerima jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiunan serta penerima beasiswa. 

Hadir dalam penyerahan tersebut Direktur Pelayanan BP Jamsostek, Roswita Nilakurnia, Asisten Deputi  Pelayanan Kantor BP Jamsostek Wilayah Bali Nusa Tenggara dan Papua, Ratih Edyawati dan Kepala BP Jamsostek NTT, Christian Natanael Sianturi. Turut mendampingi Sekda dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega,SH, Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati dan Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Kupang, Hengky Malelak, S.STP. 

Dalam sambutannya Sekda menyampaikan, pada pelaksanaan pembangunan nasional, tenaga kerja menjadi aspek yang sangat penting dan memiliki peranan sebagai pelaku pembangunan, guna mewujudkan tujuan pembangunan khususnya dalam meningkatkan produksi dan produktivitas kerja. 

Agar selaras dengan peranan tenaga kerja diperlukan penanganan ketenagakerjaan guna menjamin hak-hak dasar pekerja dan mewujudkan kesejahteraan pekerja. Pemberi kerja berkewajiban memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja agar menjamin para pekerja merasa lebih aman dalam melaksanakan pekerjaannya di saat terjadi risiko-risiko seperti kecelakaan kerja, pensiun, ataupun meninggal dunia pada saat bekerja.

Atas nama Pemerintah Kota Kupang Sekda menyambut baik dan mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BPJS Ketenagakerjaan atas terselenggaranya program santunan bagi pekerja yang hari ini diserahkan kepada para ahli waris yang berhak. 

“Kami berharap pemberian santunan ini dapat sedikit meringankan beban para pekerja dan para ahli waris dalam menjalani hidup, yang dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha dan hal produktif lainnya,” pungkasnya. 

Sementara Direktur Pelayanan BP Jamsostek, Roswita Nilakurnia, pada kesempatan yang sama menjelaskan, kegiatan hari ini selain dalam rangka menyerahkan santunan juga sekaligus untuk standarisasi  layanan dalam memberikan pelayanan dan pemahaman yang baik kepada seluruh peserta. Sebelumnya kunjungan yang sama sudah dilakukannya ke Atambua, Belu. 

Menurutnya penyerahan santunan ini merupakan program pemerintah yang sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Oleh Pemerintah BP Jamsostek diamanatkan untuk menjalankan 4 program, 2 program sifatnya tabungan, sementara 2 program sifatnya asuransi sosial, perlindungan terhadap kecelakaan kerja dan kematian. 

Ditambahkannya, Pemerintah sudah membentuk siklus sejak  peserta mulai bekerja. Selama masa aktif pekerja terlindungi dalam 3 program antara lain dari kecelakaan kerja, kematian dan kehilangan pekerjaan. Sementara untuk hari tua sudah didesain dalam program jaminan hari tua dan jaminan pensiun. “Terima kasih atas support Pemda selama ini, harap bisa terus berlangsung karena kita adalah bagian dari negara yang hadir untuk seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya. 

Alberto Pinto selaku ahli waris santunan jaminan kematian  usai kegiatan menyampaikan terima kasih dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Kupang atas peristiwa yang dialami keluarganya dan kiranya santunan yang ada memudahkan berbagai urusan sesuai kebutuhan yang diperlukan.

“Program BPJS Tenaga Kerja sangat bagus dan terus terang kami keluarga juga  tidak tau tiba-tiba untuk menerima bantuan.Santunan yang ada bukan berarti menggantikan  saudara kami,anak kami yang telah pergi namun dengan peristiwa ini ada perhatian dari Pemerintah Kota  Kupang dan BPJS Tenaga Kerja dan kiranya memberi kemudahan bagi keluarga.”ungkapnya. (Sn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *