Bawaslu Belu Undang Sejumlah Pihak, Bahas Data Pemilih Berkelanjutan
Atambua, SonafNtt.-News.Com. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) Kabupaten Belu Provinsi NTT, dalam rangka menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024, menggelar rapat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bagi sejumlah Stakeholder dan Organisasi Masyarakat di Kabupaten Belu.
Rapat yang bertempat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Belu, Jumat (20/05/2022) ini, dengan menghadirkan sejumlah pihak dan organisasi kemasyarakatan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Pereira dalam kesempatan itu mengatakan bahwa, persoalan data pemilih merupakan hal yang sangat serius dalam setiap hajatan pesta Demokrasi.
“ Ya….Kita tahu, bahwa data pemilih ini sangat penting. Setiap Pemilu atau Pilkada, data pemilih selalu bermasalah.
Bahkan selalu dipersoalkan oleh peserta pemilu dan mereka yang kalah dalam Pemilu.
Untuk itu, berbagai upaya dilakukan untuk menghasilkan data pemilih yang valid, salah satunya adalah melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan,” bilang Ketua Bawaslu Belu ini.
Lebih lanjut, Mantan Ketua PMKRI Cabang Maumere Ini mengatakan bahwa, pihaknya ingin memastikan bahwa proses pemutakhiran data pemilih yang melibatkan berbagai Pemangku Kepentingan terutama para Lurah, dan Kepala Desa dapat berjalan secara maksimal.
” Ini kita dari Bawaslu ingin memastikan bahwa, proses pemutakhiran data pemilih ini dapat berjalan dengan baik ,” Pintannya.
kegiatan itu sendiri menghadirkan pihak KPUD Belu dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu, untuk menyampaikan materi yang berkaitan dengan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Komisioner KPU Kabupaten Belu, Yohanes S.A Palla, menyampaikan materi tentang mekanisme Pemutakhiran data Pemilih Berkelanjutan.
Sama dalam kesempatan itu, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu, Hendrikus R. Manek, memaparkan materi tentang Mekanisme Pendataan Penduduk di Kabupaten Belu dalam kaitannya dengan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut, muncul dua isu yang menjadi perhatian bersama yaitu tentang pemilih yang sudah meninggal dan pemilih yang pindah domisili. sebab, 2 elemen data tersebut seringkali menjadi masalah dalam data pemilih.
Untuk diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Kota Atambua, Camat Atambua Selatan, Camat Atambua Barat, dan para Lurah, serta Organisasi Kemasyarakatan antara lain PMKRI, GMNI, WKRI, Vox Point, dan Pemuda Katolik. ( DF / SN ).
