Bundaran Patung 3 Raja Dari TTU, Kini Jadi Tempat Selfi Anak Muda

Kefamenanu, Sonafntt.news.com. Bundaran patung 3 raja dari kabupaten Timor Tengah Utara,yang lazim dikenal dengan sebutan  Biinmaffo (Biboki, Insana,Miomaffo) yang terletak di km 9, pintu masuk kota Kefamenanu, ibukota Kabupaten Timor Tengah Utara, kian hari makin diminati banyak kalangan, baik warga TTU maupun warga luar sebagai tempat hiburan menarik.

Pasalnya, anak-anak muda di kota ini menjadikan bundaran ini sebagai tempat hiburan terutama menjelang matahari meninggalkan cahaya di bumi Biinmaffo, bahkan suasana larut malam,  terutama untuk berselfi ria bersama rekan-rekan, apalagi bersama si Dia. Begitu juga orang dewasa pun tak ingin kalah jaman, di bawah pangkuan kaki patung tiga raja dari TTU ini mereka ingin melukis kenangan bersama keluarga di sela-sela  bunga bougenville. Lagi pula di lokasi ini juga disiapkan kursi untuk bersantai ria maupun untuk sesi pemotretan.

Pantauan Sonafntt.news.com, lokasi yang penuh bunga bougenville dengan  dominan warna merah-putih ini, mulai ramai dikunjungi warga sekitar 4 atau 5 bulan terakhir sejak adanya penjualan minuman dan makanan ringan di sekitar lokasi oleh para pedagang kecil di sekitar lokasi.Bahkan,akhir-akhir ini jumlah pengunjungnya makin tinggi, terutama ketika senja mulai tiba hingga larut malam dan kendaraan yang melintas di perempatan Kupang – Kefamenanu, Universitas Timor- Oetalus  mulai dapat dihitung dengan jari.

Disaksikan media ini, beberapa kali, lokasi ini pun ramai dan dijadikan tempat syuting video klip sejumlah komponen baik baik untuk kebutuhan promosi daerah maupun kebutuhan organisasi maupun untuk kebutuhan pribadi.

Jhon Taus, seorang musisi dan pencipta lagu di kota ini, awal pekan kemarin, saat ditemui di lokasi tersebut nampak sedang mengambil gambar (foto n vidio) kepada sonafntt.news.com mengaku dirinya bersama sejumlah penyanyi dan artis lokal kota ini sedang mempersiapkan lagu Kuan Kefa terbaru menjelang perayaan HUT 1 Abad Kota Kefa (100 tahun) yang akan dirayakan september ini.

Menurut Jhon, lokasi bundaran dijadikan sebagai objek pengambilan gambar video lagu tersebut untuk menceritakan Kefamenanu yang kekinian. 

“Itu adalah bukti perubahan wajah Kuan Kefa  yang kini bersama sejumlah perubahan-perubahan lainnya atas kerja keras masyarakat dan para pemimpin daerah dari waktu ke waktu  ” ungkapnya.

Kembali ke lokasi bundaran tiga raja dari TTU. Letaknya sangat strategis karena terletak di pintu masuk kota Kefamenanu ini juga memiliki keunikan karena dari tiga patung raja berdiri pada satu pangkuan tersebut,  dapat bercerita tentang histori TTU yang dulu dan kini, dari Noetoko hingga Kefamenanu, dari Salu-Miomaffo, Kuluan-Maubes, atau yang kini dikenal dengan sebutan BIINMAFFO (Biboki,Insana,Miomaffo).

Lantaran itu, banyak warga yang melintas di bundaran ini, seakan tak rela membiarkan kesempatan tersebut begitu saja. “Beta anak TTU yang lahir dan besar di luar TTU, setiap kali kalau Beta datang ke Kefa Beta mesti foto di sini, dengan begitu Be pung kawan dong tahu Be di Kefa,” ungkap Tomy T, warga Kota Kupang, akhir pekan kemarin kepada media ini.

Bundaran tiga Raja dari TTU ini, kata Tomy memang menarik. Alamnya cukup segar, pemandangan indah dan jauh dari semua sisi, sayangnya belum ada pihak yang secara khusus pengelolaan lokasi ini dengan baik, sehingga tidak bawa banyak manfaat buat daerah. Selain itu juga bisa terjadi pencemaran alam dan sebagainya. “memang lokasi bundaran kecil atau tidak luas, tapi kalo ada pengelola mungkin jauh lebih baik, termasuk menjamin kenyamanan dan penertiban kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan di masa-masa  yang akan datang,” ungkapnnya, sambil menyampaikan proficiat  untuk seluruh warga TTU atas perayaan  100 Tahun Kota Kefamenanu semoga kedepan rakyat makin dekat dengan impian bersama, TTU Sejahtera. Mari,kita hapus Plesetan TTU (Tup Telus Usi) dengan terus bergerak (bekerja) untuk kemajuan TTU tanpa kenal tidur,siang ataupun malam.(DK/SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *