Rote Ndao, SonafNTT-News.com – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Rote Ndao terus mendapat perhatian. Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih jagung hibrida bagi kelompok tani di Kabupaten Rote Ndao,
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Para Kepala Bidang, Koordinator Penyuluh Pertanian, Penyuluh Pertanian tingkat Rote Ndao, Anggota DPR Rote Ndao Falen Haning, 45 kelompok tani dari berbagai desa, Selasa, 20/10/2026
Bantuan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendukung petani dalam mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efektivitas kegiatan pertanian, serta mendorong peningkatan hasil produksi pangan di daerah tersebut.
Dalam penyerahan bantuan itu, Usman Husin menyalurkan sebanyak 30 unit hand traktor roda dua, 10 unit pompa air, dan 5 unit rice transplanter untuk mendukung kegiatan pertanian yang melibatkan 45 kelompok tani dari berbagai desa di Kabupaten Rote Ndao.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Nixon Baluk, bersama jajaran pejabat dinas, para kepala bidang, koordinator penyuluh pertanian, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.
Usman Husin Dorong Petani Lebih Produktif
Dalam sambutannya, Usman Husin menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao dan seluruh jajaran atas kerja sama yang telah terjalin sehingga bantuan alat pertanian dan benih jagung hibrida dapat disalurkan kepada kelompok tani.
Menurutnya, bantuan tersebut harus menjadi sarana bagi petani untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Usman menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan secara optimal oleh anggota kelompok tani dan tidak boleh diperjualbelikan.
(Nampak Anggota DPR RI Usman Husin bersama Kepala Dinas Rote Ndao saat serahkan bantuan Simbolis bagi kelompok tani)
Ia juga mengingatkan bahwa bantuan tersebut tidak dipungut biaya apa pun. Sementara itu, biaya operasional penggunaan alat pertanian menjadi tanggung jawab masing-masing kelompok tani.
“Saya bersama Dinas Pertanian sudah bekerja sama menghadirkan alat pertanian. Tugas sekarang Bapak dan Ibu adalah bekerja secara tekun dan produktif, memperkuat pangan keluarga, serta menyukseskan program swasembada pangan,” ujarnya.
Target Tanam Tiga Kali Setahun
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao, Nixon Baluk, menyampaikan terima kasih kepada Usman Husin atas perjuangannya dalam mendorong dukungan pemerintah pusat bagi sektor pertanian di daerah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa bantuan alsintan dan benih jagung hibrida yang diserahkan bersumber dari Kementerian Pertanian melalui aspirasi Usman Husin, selain bantuan melalui pola reguler.
Menurut Nixon, keberadaan hand traktor roda dua, pompa air, dan rice transplanter diharapkan dapat membantu petani mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi penanaman, serta mendukung peningkatan produksi padi.
Ia pun mendorong kelompok tani untuk memaksimalkan potensi lahan yang tersedia dengan meningkatkan indeks pertanaman. Salah satu target yang disampaikan adalah mengupayakan penanaman hingga tiga kali dalam setahun, dengan tetap memperhatikan kondisi lahan, ketersediaan air, dan kesesuaian musim tanam.
“Dengan bantuan alsintan dan benih jagung hibrida, Bapak dan Ibu petani harus menciptakan inovasi dengan target satu tahun tanam tiga kali, mempercepat proses pengolahan lahan, dan mengoptimalkan potensi yang ada secara efektif,” ungkap Nixon.
( Kelompok Tani sedang Serius mendengar arahan Anggota DPR RI Usman Husin sebelum penyerahan bantuan Alsintan dan Jagung Hibrida)
Ia juga menyebutkan adanya dukungan benih padi untuk lahan seluas 5.500 hektare. Ke depan, Dinas Pertanian berharap pengembangan varietas padi berumur pendek dapat menjadi salah satu upaya mempercepat masa panen dan membantu petani menghadapi berbagai tantangan produksi.
Petani Diminta Aktif Kendalikan Hama dan Penyakit
Selain dukungan alat dan benih, Nixon mengingatkan kelompok tani agar memperkuat koordinasi dengan penyuluh dan Dinas Pertanian, terutama dalam menghadapi persoalan hama serta penyakit tanaman.
Petani diminta segera melaporkan kendala yang ditemukan di lapangan agar petugas dapat memberikan rekomendasi penanganan sesuai permasalahan yang dihadapi.
Ia juga menekankan pentingnya pembenahan administrasi kelompok tani, pemasangan papan nama kelompok, serta evaluasi hasil panen sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pertanian.
Langkah tersebut diharapkan membuat pemanfaatan bantuan lebih terarah, mudah dipantau, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota kelompok tani.
Perkuat Swasembada Pangan dari Rote Ndao
Penyaluran bantuan alsintan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi petani Rote Ndao untuk meningkatkan produktivitas pertanian, baik pada komoditas padi maupun jagung.
Namun, pemanfaatan bantuan secara maksimal tetap membutuhkan kerja sama antara petani, kelompok tani, penyuluh, dan pemerintah daerah. Ketersediaan air, pengelolaan lahan, pengendalian hama, serta pemilihan varietas yang sesuai juga menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan hasil panen.
“ Melalui sinergi tersebut, bantuan 30 hand traktor roda dua, 10 pompa air, dan 5 rice transplanter diharapkan tidak hanya membantu meringankan pekerjaan petani, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan pertanian di Kabupaten Rote Ndao” ujarnya
Ia menegaskan bahwa dengan pengelolaan yang baik dan penggunaan bantuan sesuai peruntukannya, sektor pertanian di Rote Ndao diharapkan semakin produktif, mampu mendukung ketahanan pangan keluarga, dan berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan nasional.
