Dorong Pertumbuhan Ekonomi,Tiga Desa Di Miotim Kerjasama Dinas Perindag TTU Lakukan Pelatihan Pencelupan Benang

Kefamenanu, sonafntt-news.com. Tiga di Desa Kecamatan Miomaffo Timur bekerja dengan Dinas Perindustrian   dan Perdagangan  Kabupaten Timor  Tengah Utara,NTT menggelar pelatihan pencelupan Benang di Desa Bitefa.

Pantauan media ini, pelatihan tersebut berlangsung selama empat hari terhitung selasa 1 s/4 Maret 2022.Turut hadir Kepala Bidang Industri dan kepala Desa Bitefa,Penjabat Desa Kaenbaun dan Kepala Desa Bokon.

Kepala Desa Bitefa Viktorianus Naihati,Spd menjelaskan bahwa pelatihan pencelupan Benang merupakan  salah satu langkah strategis guna untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkaitan  pencelupan benang.

“Kegiatan ini melibatkan tiga Desa yakni Desa Bitefa,Kaenbaun dan Desa Bokon dengan total peserta  20 orang  yang  teknisnya dibagi dalam empat kelompok”ungkap Kades Bitefa.

Mantan Ketua PMKRI Cabang  Kefamenanu lanjut menguraikan bahwa target dari kegiatan pencelupan benang yakni memberikan edukasi kepada masyarakat dan generasi muda tentang pentingnya melestarikan nilai -nilai budaya yang diwariskan leluhur bahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah dan harus dimulai dari desa.

Sementara Kepala Bidang Industri  Industri Disperindagkop TTU  Willybrodus  Lorry menjelaskan bahwa  kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi benang,pencelupan benang dan zat warna alam.

“Kami memanfaatkan  tumbuh-tumbuhan dan kulit kayu.Kurang lebih ada 56 jenis tumbuhan yang digunakan dan pasca pelatihan menghasilkan 17 warna.Hal ini berkat  kerja sama seluruh kelompok dan syukur kegiatan berjalan dengan baik”ungkapnya.

Willybrodus dalam kesempatan memberi apresiasi kepada peserta karena sangat  antusias mengikuti pelatihan teknik pencelupan benang dan zat warna alam.Sambungnya, tindak lanjut dari kegiatan ini ke depan akan dilakukan bimbingan teknis (bimtek) souvenir dari kain tenun dan target utama yang dicapai memacu pertumbuhan ekonomi melalui kerja-kerja yang inovatif.  (Mf/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *