DPR RI dan Bapanas Sidak Bulog Kupang: Usman Husin Minta Akses Beras di Desa Dipermudah
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Komisi IV DPR RI bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan kunjungan kerja spesifik (kunker spesifik) ke Gudang Bulog Tenau Kupang pada Senin, 22 September 2025. Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap ketersediaan dan distribusi pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya menjelang akhir tahun.
Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Johan, bersama sejumlah anggota Komisi IV, dan Usman Husin dari Fraksi PKB, serta turut didampingi oleh Deputi Bapanas RI, Andriko Noto Susanto yang juga mantan Penjabat Gubernur NTT.
Dalam sidak tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, secara tegas meminta Perum Bulog agar segera menyalurkan stok beras yang telah tersimpan berbulan-bulan di Gudang Bulog Kupang ke pasar-pasar tradisional, khususnya di wilayah pedesaan dan pelosok NTT.
“Kami mendorong Bulog untuk aktif memasarkan beras ke desa-desa agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar,” ujar Usman Husin kepada awak media, pukul.15.25 wita.
Menurutnya, kondisi saat ini menunjukkan adanya ketimpangan antara ketersediaan beras di gudang dengan akses masyarakat terhadap beras Bulog, terutama di daerah terpencil yang masih kesulitan mendapatkan harga terjangkau.
(Anggota DPR RI Usman Husin bersama Deputi Bapanas RI, Andriko Noto Susanto)
Usman Husin juga menekankan pentingnya sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, Bapanas, dan stakeholder lainnya dalam mempercepat distribusi, menjaga kualitas beras yang disalurkan, dan memastikan ketahanan pangan nasional berjalan merata hingga ke pelosok.
“Distribusi harus cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Jangan sampai beras menumpuk di gudang, sementara rakyat mengantri dan membeli mahal di pasar,” tandasnya.
Selain jajaran Komisi IV dan Bapanas, sidak ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pertanian, Pangdam IX/Udayana, Pimpinan Wilayah Bulog, Badan Karantina, serta pejabat dari Dinas Pertanian Provinsi NTT. Ini menunjukkan keseriusan lintas lembaga dalam menyikapi isu distribusi pangan di daerah yang dikenal rentan terhadap fluktuasi pasokan.
Kunjungan kerja spesifik ini mempertegas komitmen DPR RI dalam mengawal distribusi pangan agar tidak tersendat, terutama di kawasan luar Jawa seperti NTT. Dorongan Usman Husin agar Bulog segera menyalurkan stok beras adalah peringatan keras bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tapi juga soal akses yang merata bagi seluruh rakyat, tanpa terkecuali.

