Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Bank NTT Siap Salurkan Dana Kur Senilai 1 Triliun
Kupang, Sonaf NTT-.News.com. Bank Nusa Tenggara Timur dipercayakan untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di provinsi NTT dengan nilai penyaluran Rp1 triliun dengan tujuan mendukukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di 22 Kabupaten/Kota.
Demikian keterangan Gubenur NTT Emanuel Melkiades Lakalena saat acara Program Bangun Karya di aula rumah jabatan Gubernur NTT di aula rumah jabatan Gubernur NTT, Rabu (4/6/2025).
Dalam kapasitasnya sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank NTT, Gubernur Melkiy menyampaikan bahwa mulai Juni 2025, Bank NTT siap meyalurkan dana kur untuk meningkatkan ekonomi rakyat dengan mengoptimalkan potensi yang ada dan skema ini sebagai langkah konkrit untuk mensukseskan program unggulan daerah seperti One Village One Product (OVOP).
“Sejak lama saya sudah minta Bank NTT untuk mengajukan permohonan agar bisa menyalurkan KUR. Meski sebelumnya sempat terkendala karena tingginya rasio kredit bermasalah (NPL), kini prosesnya sudah rampung. Per Juni ini, Bank NTT bisa kembali menyalurkan KUR,” ungkap Melki
Gubernur Lakalena lanjut menerangkan KUR yang akan disalurkan ke masyarakat melalui skema penguatan ekonomi masyarakat dan akan bersinergi dengan program unggulan daerah seperti One Village One Product (OVOP).
“OVOP, sektor pertanian, peternakan, kelautan, perikanan hingga perkebunan semuanya akan kita dorong melalui pembiayaan KUR ini. Kami pastikan prosesnya akan didampingi oleh berbagai lembaga, pemerintah kabupaten/kota, pengusaha, lembaga keagamaan, dan akademisi agar dana ini betul-betul bermanfaat dan bisa dikembalikan dengan baik ke Bank NTT,” jelasnya.
Menurutnya, Melki, rasio kredit sebelumnya bermasalah bisa ditekan hingga di bawah 1 persen. Saat ini, pihaknya juga tengah mematangkan skema penyaluran dan rencana bisnis jangka panjang bersama Bank NTT serta para pemegang saham.
“ Saya optimis kalau apa yang di lakukan tekun, konsisten dan junjung tinggi profesionalisme ke depan ekosistem penyaluran KUR akan lebih sehat dan berkelanjutan. Semua desa di NTT bisa punya produk unggulan melalui KUR dan hal ini sebagai landasan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi “ ungkap Gubernur Melki
