Elis Setiati Minta Dukungan Pemprov Bangun Kantor Bahasa NTT

Kupang, Sonafntt-news.com.  Pemerintah  Provinsi diminta untuk  memberikan dukungan ril  membangun Kantor Bahasa NTT yang permanen agar  mewujudkan  pelayanan publik  guna menjawab kebutuhan publik  yang mengacu terhadap ketentuan ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Demikian Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT Elis Setiati, S.Pd., M.Hum,disela-disela pelaksanaan  kegiatan penyegaran kompetensi wartawan, di Hotel On   The Rock,jumat 14 April 2023.

Elis  Setiati  menguraikan, untuk  mencapai hasil kinerja yang baik  kami minta  dukungan pemprov melalui dinas teknis terkait agar kedepan menghibahkan aset  tanah sesuai ketentuan guna membangun kantor yang tetap pasalnya sejak Juli 2009 sampai sekarang masih menumpang di Kantor lainnya.

Kantor pertama berlokasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, kantor kedua berlokasi di Jalan El Tari dan sekarang berada di Kompleks BPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan memiliki 7 ruangan digunakan untuk kantor.Selain itu,Jumlah PNS 16 orang dan PPNPN 10 orang.

Menurutnya,  hingga saat ini sudah lima kali mengalami perubahan kepemimpinan namun belum ditunjang sarana dan prasarana yang memadai.

Ia juga menerangkan sudah melakukan audiensi dengan Bunda  Literasi Julie Sutrisno Laiskodat mengenai kendala yang dialami yakni  belum memiliki gedung dan hasil audiens kami mendapat kunjungan dari Biro Administrasi  Pembangunan. Pekan depan akan mengajukan surat permohonan kepada Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur semoga mendapat respon positif dan hal maksud akan menjadi acuan untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat dalam pembangunan kantor yang  permanen”ungkapnya.

Kami berharap tahun ini pemprov NTT bisa menghibahkan tanah untuk membangun kantor bahasa umtuk mendukung pelayanan publik 

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para sumber dan rekan-rekan media yang telah berpartisipasi menyukseskan  kegiatan tersebut semoga memberikan  edukasi baru dalam menjalankan tugas jurnalistik. (SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *