Pendidikan

Gelar Kuliah Umum, Gubernur VBL Dorong Universitas Timor Jadi Pelopor Pembangunan di NTT

Kefamenanu, Sonafntt-news.com. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT),Dr. Viktor  Bungtilu Laiskodat SH.M.Si (VBL), mendorong Universitas Timor  menjadi pelopor pembangunan  diwujudkan melalui kerja-kerja nyata  yang prinsipnya  memberikan pelayanan yang terbaik sesuai tugas dan peran masing-masing  bagi dunia pendidikan bahkan harus selalu hadir bahkan memberikan solusi apa yang dikeluhkan masyarakat.

Pantauan media ini, Gubernur  VBL tiba kampus Unimor  dikawal oleh Ditlantas Polda Nusa Tenggara Timur  dan diterima  oleh Rektor Unimor Dan jajaranya melalui  Pengalungan selendang  dan  tutur adat oleh tokoh adat dan tarian /bidu dari Mahasiswa/i Unimor, Jumat 19 Agustus 2022.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT),Dr. Viktor  Bungtilu Laiskodat SH.M.Si (VBL), didaulat memberikan kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa dan seluruh civitas akademika Universitas Timor (Unimor).

Kuliah umum tersebut mengusung tema  Implementasi Merdeka Belajar dalam rangka Pengembangan Pariwisata dan Peningkatan Ekonomi di Kawasan Perbatasan’ 

Sebanyak 2053 peserta dari unsur mahasiswa/i baru tahun akademik 2022/2023 dari berbagai jurusan di Universitas Timor, menghadiri kuliah umum tersebut.

Dalam perkuliahan itu, Gubernur  NTT menyebut Pulau Timor merupakan One and Only One atau satu dan hanya satu-satunya di dunia yang memiliki dua negara.

Karena itu, Universitas Timor memiliki beban berat dalam memikul nama Timor. Universitas Timor dituntut melahirkan intelektual-intelektual timor yang paham dan mampu menerapkan identitas diri sebagai orang-orang timor.

Viktor Bungtilu  Laiskodat  menyebut kehadirannya sebagai Gubernur dalam memberikan kuliah umum semata untuk membangkitkan inspirasi bagi seluruh mahasiswa agar terus belajar dan memiliki daya saing yang tinggi.

“Semua manusia di dunia ini sama. Tidak ada yang diciptakan berbeda atau lebih. Entah itu kulitnya putih, hitam atau apapun warna kulitnya, semua diciptakan dengan sempurna. Tinggal bagaimana cara mengaktualisasikan otak kita,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam otak manusia, terdapat sekitar 100 miliar neuron. Neuron atau sel-sel saraf dan cabang-cabang halusnya, membawa pesan dua arah antara otak dan bagian lain di tubuh kita. 

Manusia akan menjadi berguna jika milyaran  sel-sel saraf yang dimiliki mampu disambungkan dengan baik. Sebaliknya, jika tidak maka sebagai orang timor hanya akan menjadi penonton di daerah sendiri.

Gubernur juga meminta kepada Rektor dan para dosen di Universitas Timor, untuk terus menggerakkan 10.031 mahasiswa/i yang sedang mengenyam pendidikan, agar tidak saja fokus pada teori, namun lebih pada praktek lapangan.

Dengan demikian Universitas Timor akan menjadi pelopor pembangunan di NTT dan Kabupaten TTU sebagai garda terdepan Indonesia-Timor Leste.

Turut mendampingi Gubernur NTT,   Viktor Bungtilu Laiskodat SH. M.SI  Staf ahli Profesor Daniel Kameo, dan Pimpinan Perangkat Prov, Wakil Bupati TTU, Drs Eusabius Binsasi, Ketua DPRD TTU, Hendrik Frederikus Bana SH, anggota DPRD Provinsi, Dolvi Kolo, S.Pd  Rektor Unimor serta sejumlah pejabat Akademisi lingkup  Unimor.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *