Gubernur Melki Dorong Transformasi Bank NTT: Target Dividen dan PAD Meningkat
Kupang, SonafNTT-News.com. Langkah transformasi Bank NTT menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) yang didorong oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Kebijakan ini tidak hanya menyangkut perubahan status hukum semata, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar dalam membenahi sistem ekonomi daerah yang selama ini dinilai perlu penguatan.
Gubernur Melki, usai sidang paripurna DPRD NTT, dengan agenda Perubahan atas bentuk Hukum Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur menjadi PT.Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Perseroda), (Kamis 9/4/2026) menegaskan bahwa perubahan ini adalah langkah strategis untuk mendorong kinerja Bank NTT agar lebih adaptif, transparan, dan mampu menjawab tantangan ekonomi. Ia juga mengakui masih ada berbagai aspek yang perlu disempurnakan, terutama dari sisi regulasi yang akan terus disesuaikan demi mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan.
“ Sementara kaitan dengan Dividen, saya kemarin di laporkan Direksi saat ini dilakukan pembenahan dan membuat kondisi riil Bank NTT apa adanya.Mereka sampaikan laporan keuangan dibuat sesuai kondisi ril. Bank NTT optimis Dividen Tahun depan akan mengalami peningkatan Dividen. dan kita mendorong agar Transformasi Bank NTT kedepan lebih baik guna memperkuat pembangunan daerah “ ujarnya
Gubernur Melki lebih lanjut menyampaikan bahwa Perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Perseroda) bertujuan memperkuat pengelolaan keuangan daerah, meningkatkan fokus pada ekonomi lokal, dan meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Gubernur Menegaskan perubahan status menjadi Perseroda mendorong agar ke depan Pengelolaan Keuangan Lebih Fleksibel: Sebagai Perseroda, bank memiliki keleluasaan lebih besar dalam mengelola dana pemerintah daerah, yang mendukung efisiensi pelayanan keuangan.
Selain itu, langka ini sebagai upaya penguatan Ekonomi Lokal: Fokus bisnis menjadi lebih terarah pada pengembangan ekonomi daerah, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lebih optimal.Peningkatan PAD: Transformasi ini diharapkan meningkatkan kinerja keuangan, yang berujung pada kontribusi PAD yang lebih besar bagi Provinsi NTT.
Gubernur Melki juga menyampaikan bahwa menyikapi kondisi global adanya pemotongan Anggaran 10 % untuk mengatasi dampak El Nino.Hal lain yang menjadi perhatian bersama yakni harga barang naik di beberapa aspek namun kita bersyukur Pemerintah Pusat tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
