Kakanwil Ditjenpas NTT Pimpin Langsung Penggeledahan Lapas Kupang, Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan HP
Kupang, Sonaf NTT-News.com.Komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman ditunjukkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur, Ketut Akbar Herry Achjar, dengan memimpin langsung penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang,Kamis (10/7/2025).
“Penggeledahan merupakan salah satu upaya bersama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, senjata tajam, handphone, dan barang terlarang lainnya. Laksanakan dengan teliti dan tetap berpegang pada SOP tanpa bersikap arogan,” tegas Ketut.
Kakawil Dirjenpas Akbar Herry Achjar dalam keterangannya menjelaskan bahwa Penggeledahan ini merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Hukum dan HAM dalam rangka memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), termasuk upaya serius dalam pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar razia rutin, melainkan langkah konkret dalam menjaga integritas sistem pemasyarakatan. Ia meminta seluruh petugas untuk melakukan penggeledahan secara humanis, teliti, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)
Kakanwil mengingatkan seluruh petugas tidak diperkenankan membawa handphone melewati pintu tiga, kecuali pejabat struktural. Sebagai alternatif, satu unit handphone disiagakan di pos komandan jaga untuk keperluan kedaruratan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan tim dalam menjaga integritas Pemasyarakatan.
“Kita harus bekerja satu arah, satu semangat. Jangan terlena dengan asumsi ‘aman’. Semua Unit Pelaksana Teknis tetap harus waspada, harus bersih dari handphone dan narkoba,” tegas Ketut.
Sementara itu, Kepala Lapas Kupang, Antonius H. Jawa Gili, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan langsung dari jajaran Kanwil Ditjenpas Nusa Tenggara Timur. “Kami akan tindaklanjuti seluruh arahan dan pengawasan terus diperketat,” janjinya.
Hasil penggeledahan menunjukkan tidak ditemukannya handphone maupun narkotika. Namun, sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan, seperti pemantik, paku, silet, dan botol parfum kaca berhasil disita dan langsung dimusnahkan oleh petugas
