Kunker Di TTS, Anggota DPRD NTT Asal Partai Hanura Siap Perjuangkan Lima Program Prioritas.

Kupang,sonafntt-news.com. Dalam rangka mengurangi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat, adanya  Lima Program prioritas yakni  Peternakan, Pertanian,  Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi dan  Pemenuhan kebutuhan air bersih yang siap diperjuangkan melalui Lembaga Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Timur  dengan prinsip  menjawab aspirasi rakyat guna menunjang kelangsungan hidup  yang efektif, produktif dan berkelanjutan.

Demikian keterangan Anggota DPRD NTT Eduard  Markus Lioe, S.IP,SH,MH  asal  Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)  saat ditemui awak media di ruang kerjanya, rabu 17/11/2021.

Anggota  DPRD NTT asal Partai Hanura  itu menguraikan bahwa  saat menjalankan fungsi pengawasan  atau kontrol sosial  sebagai wakil rakyat menemukan banyak  problem sosial namun secara umum masyarakat terutama di TTS merindukan untuk perjuangkan lima program prioritas yang  dibutuhkan yakni  urusan pertanian, peternakan, Pendidikan,  Ketersediaan air bersih di daerah krisis dan pemberdayaan ekonomi produktif  untuk mendorong pertumbuhan  ekonomi.

“Sebagai wakil rakyat saya siap perjuangkan aspirasi rakyat di beberapa aspek seperti urusan pertanian, misalnya  saat musim tanam warga membutuhkan bibit, pupuk,  alat bantu hand traktor,kebutuhan kelompok tani, pengembangan ternak dalam hal imi babi, ayam, sapi dan kambing”,ungkapnya.

Sambung politisi asal Partai Hanura, usulan prioritas kedua yang akan diperjuangkan pemberdayaan ekonomi produktif melalui kelompok  usaha bersama seperti pengembangan motif tenun  ikat yang berciri khas etnis/budaya sedangkan  agenda berikut   yang juga harus diperjuangkan berkaitan pendidikan, kesehatan dan membangun koordinasi dengan dinas teknis guna pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Amanatun Selatan dimana saat ini warga mengalami krisi air bersih.

Anggota DPRD NTT  Daerah Pemilihan TTS   menegaskan  kebutuhan prioritas atau urgen  yang diharapkan warga yakni memperkuat ketahanan pangan melalui penambahan bibit pertanian, pupuk bersubsidi,hand tractor untuk  memacu petani melakukan kegiatan pertanian untuk menjawab kebutuhan daerah maupun dalam skala yang besar.

Sementara untuk  usulan program  tahun 2022 tentu kita kaji berbasis data  dan kawal bersama usulan yang disampaikan  masyarakat benar-benar diakomodir pemerintah  sehingga menjawab kebutuhan masyarakat. (Mf/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *