daerah

Lakukan Pendekatan Humanis, Lapas Kupang Gencarkan Sosialisasi HALINAR untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban

Kupang, Sonaf-News.com. Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang, sesuai dengan instruksi Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Antonius H. Jawa Gili, jajaran pengamanan kembali menggelar kegiatan pengarahan kepada warga binaan dengan pendekatan yang humanis, Rabu (2/7). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Tarsisius Neka, bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm. Kamtib), Yesriel Bana, yang secara intensif memberikan sosialisasi mengenai larangan penggunaan Handphone, Pungli, dan Narkoba (HALINAR).

Dalam kesempatan tersebut, Ka.KPLP, Tarsisius Bana, menyampaikan kepada seluruh warga binaan agar senantiasa menjaga perilaku yang kondusif selama menjalani masa pidana. Ia menegaskan pentingnya peran serta warga binaan dalam menciptakan suasana aman dan tertib dengan tidak terlibat dalam pelanggaran HALINAR. “Kami hadir di sini bukan untuk menekan, tetapi untuk mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan juga tanggung jawab kita bersama. Dengan tidak terlibat dalam penggunaan handphone ilegal, pungutan liar, atau peredaran narkoba, maka saudara-saudara sudah membantu menciptakan lingkungan lapas yang sehat dan aman,” tegas Tarsisius dalam arahannya.

Kegiatan ini menjadi perhatian khusus dari Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Antonius H. Jawa Gili, yang menyampaikan bahwa pendekatan humanis dalam pembinaan menjadi salah satu strategi penting dalam menekan potensi gangguan kamtib. “Kegiatan seperti ini adalah bagian dari upaya preventif kami. Kami tidak hanya bertindak jika sudah terjadi pelanggaran, tetapi lebih dari itu, kami hadir untuk mencegah. Kami ingin warga binaan menyadari bahwa keberhasilan pembinaan juga tergantung pada kesadaran diri mereka,” ujar Antonius.

Ia menambahkan, harapan besar tertuju pada terbangunnya kesadaran kolektif antar warga binaan untuk saling mengingatkan dan menjaga diri dari hal-hal negatif. “Saya berharap, tidak ada pelanggaran HALINAR di Lapas Kupang. Mari kita jaga keamanan bersama demi proses pembinaan yang maksimal,” pungkasnya.

Dengan kegiatan ini, Kalapas Kupang menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berorientasi pada pembinaan, demi mencetak warga binaan yang siap kembali ke masyarakat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *