daerah

Peduli Bagi Sesama, Lapas Kupang dan Kanwil NTT Salurkan Bantuan ke Kampung Pemulung

Kupang, SonafNTT-News.com. Dalam rangka menyongsong Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Ke-1 Tahun 2025, kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang. Bersama Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTT, Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) NTT, serta seluruh UPT se-Kota Kupang, mereka turun langsung ke Kampung Pemulung Kelapa Lima untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Kamis (13/11).

Bantuan ini menjadi angin segar bagi warga Kampung Pemulung yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Suasana haru mewarnai kegiatan ketika petugas menyerahkan paket sembako berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan warga di tengah kondisi ekonomi yang terus menekan. Kehadiran jajaran Kemenimipas ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat setempat.

Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Antonius Hubertus Jawa Gili, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu wujud nyata pengabdian Kemenimipas kepada masyarakat.
“Kami ingin hadir dan berbagi langsung dengan masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga Kampung Pemulung dan semakin menguatkan rasa kebersamaan di antara kita,” ujarnya.

Antonius juga berharap aksi ini dapat menginspirasi instansi lain untuk berbuat hal serupa, terutama dalam situasi sosial-ekonomi yang masih penuh tantangan.
“Mari kita bersama-sama ulurkan tangan. Pengabdian tidak harus besar, yang terpenting adalah ketulusan dan manfaatnya bagi masyarakat,” tambahnya.

Salah satu warga penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam.
“Sembako ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Lapas Kupang dan semua yang peduli pada kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara Kemenimipas dan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kepedulian yang nyata. Melalui langkah penuh ketulusan ini, Lapas Kupang dan Kanwil NTT menunjukkan bahwa pengabdian tidak mengenal batas—dan selalu ada harapan bagi mereka yang membutuhkan.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *