daerah

Pekerjaan Jembatan Bliko Sesuai Speksifikasi dan Progresnya Terus Meningkat

Kupang, Sonaf NTT-News.com. Pekerjaan penggantian Jembatan Bliko di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur berjalan sesuai dengan metode kerja serta spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak dan progresnya terus meningkat.

Pernyataan ini disampaikan oleh pihak penyedia jasa, PT Kurnia Mulia Mandiri, melalui Kuasa Direkturnya dalam keterangan kepada media, Selasa (10/06/2025), melalui sambungan telepon seluler.

Di lansir dari Fajar Timor.com, struktur Jembatan Bliko menggunakan tipe Girder Bridge atau jembatan gelagar. Mengingat lokasi jembatan berada di atas lembah atau aliran kali mati, fondasi jembatan dibangun menggunakan metode sumuran sebagai penyangga utama struktur.

“Pekerjaan fondasi sumuran sudah dilaksanakan sesuai dengan gambar dan spesifikasi. Jadi Informasi yang menyebutkan bahwa material besi beton yang digunakan adalah material minor tidak benar. Seluruh pekerjaan tulangan utama dan spiral menggunakan besi beton jenis K225 dan K250, sesuai standar konstruksi yang berlaku,” tegas Kuasa Direktur PT Kurnia Mulia Mandiri.
Ia juga menambahkan, hingga kini proyek masih berada pada tahap pembangunan fondasi, yang mencakup lima tahapan utama yakni : Galian Tanah, Pemasangan Bekisting, Penulangan, Pengecoran Beton, dan Penyelesaian.
Lebih jauh dijelaskan, untuk pekerjaan superstruktur (atau pekerjaan bagian atas) menggunakan jenis konstruksi gelagar beton bertulang sementara pekerjaan substruktur (pekerjaan bagian bawah) menggunakan jenis pekerjaan fondasi sumuran.

Ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan jembatan sesuai dengan standar kualitas dan waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.
Untuk diketahui, pekerjaan struktur Gelagar Beton Bertulang yang diterapkan pada pekerjaan Penggantian Jembatan Bliko Adonara-Flotim adalah bagian dari struktur atas jembatan.
Gelagar beton bertulang berfungsi untuk menopang seluruh beban yang bekerja pada permukaan jembatan, mulai dari beban kendaraan hingga beban mati jembatan itu sendiri.
Gelagar ini diperkuat dengan tulangan baja untuk memberikan daya tahan dan ketahanan jangka panjang terhadap korosi maupun perubahan cuaca.
Jenis gelagar yang mungkin saja digunakan dalam konstruksi jembatan Bliko adalah Balok-T yang diketahui Cocok untuk bentang sedang.
Dalam perencanaannya, aspek perhitungan beban, tulangan, dan mutu beton harus diperhatikan secara seksama untuk memastikan gelagar bekerja maksimal sebagai penopang struktur.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah untuk pekerjaan gelagar tulangan beton (plat baja, box girder dan lainnya) khusus untuk pekerjaan bagian atas menggunakan, cara pemasangan Perancah atau Launching Gantry atau Tower Crane

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *