Pemkot Targetkan Akhir Februari 2022 Vaknisasi Bagi Anak -Anak Capai 100 %

Kupang,sonafntt-news.com.  Pemerintah Kota Kupang menargetkan akhir bulan Februari 2022 pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak capai  100 %.Langkah ini sangat  penting untuk mendukung program pemerintah pusat menekan bahkan menghentikan penyebaran covid-19.

Demikian salah satu poin strategis yang disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat  memantau vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun di dua Sekolah Dasar di Kota Kupang. 

Wawali  menguraikan bahwa untuk menekan penyebaran covid-19 kiranya dinas teknis melaksanakan langkah-langkah konkrit dan salah mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi pelayanan publik termasuk di bidang pendidikan oleh karena itu kerja-kerja yang dilakukan harus memiliki target yang jelas dan terukur bagi kepentingan publik.

Sambungnya, jika di bulan februari target yang direncanakan  tercapai maka proses pembelajaran tatap muka tidak lagi dilakukan secara terbatas seperti saat ini. Untuk vaksinasi orang dewasa menurutnya akan ditata ulang berdasarkan data yang aktual dari Kementerian Kesehatan. 

Dua sekolah yang dikunjungi antara lain, SD Inpres Nunbaun Delha dan SD Katolik St. Maria Assumpta. Dalam kunjungan tersebut Wawali didampingi oleh Lurah Nunbaun Delha, Nixon Nggauk, SH, Lurah Kayu Putih, Jane Juliana Ndaomanu, S.Sos, Kepala Puskesmas Alak, dr. Panondang Panjaitan serta Kepala Puskesmas Oepoi, dr. Yohanes Lisangan, serta kepala sekolah  dan guru di masing-masing sekolah. Turut hadir dalam pemantauan di SDK Assumpta, CEO Subregional  Siloam Hospitals, dr. Hans Lie, M.Sc dan Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya. 

Wawali yang ditemui usai pemantauan menjelaskan, hari ini ada sekitar 5 hingga 6 Sekolah Dasar di Kota Kupang yang melaksanakan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun. Diakuinya dari hasil pemantauan hari ini terlihat ada koordinasi dan kerja sama yang baik tidak hanya antara Dinas Kesehatan, puskesmas dan pihak sekolah tapi juga dengan lurah dan tokoh masyarakat setempat, pihak swasta seperti RS Siloam serta orang tua siswa. 

Dukungan orang tua menurutnya sangat kuat, ditandai dengan semua anak diantar oleh orang tua masing-masing. “Ini bukti para orang tua sangat memperhatikan kesehatan anaknya,” ungkapnya.

Wawali juga berterima kasih kepada RS Siloam yang telah berkomitmen mendukung Pemkot Kupang dalam upaya percepatan vaksinasi, dengan menyelanggarakan vaksinasi di sejumlah sekolah.  

Kepala Sekolah SD Inpres Nunbaun Delha, Anita Adriana Djula, S.Pd yang turut mendampingi Wawali dalam pemantauan menjelaskan, target vaksinasi di sekolah mereka berjumlah 267 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 SD. 

Sementara itu Direktur RS Siloam, dr. Andreas Wijaya, menambahkan RS Siloam mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi di Kota Kupang, termasuk vaksinasi untuk anak-anak. Dukungan yang mereka berikan berupa para petugas vaksinator yang akan melaksanakan vaksinasi di 5 SD di Kota Kupang dengan jumlah sasaran 1600 siswa untuk vaksin dosis pertama dan dosis kedua. 5 SD dimaksud antara lain, SDK ST. Maria Assumpta, SD Kristen Citra Bangsa, SD Bertingkat Kelapa Lima I, SD Dian Harapan dan SD Stella Gracia TDM. Khusus untuk SDK St. Maria Assumpta dilaporkan ada 700 siswa yang siap divaksin selama 3 hari ke depan. 

Sambil memantau, untuk menghibur anak-anak yang akan divaksin, Wawali mengajukan sejumlah pertanyaan berhadiah untuk anak-anak. Anak yang berhasil menjawab diberikan hadiah berupa masker dan hadiah menarik lainnya.  (SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *