Penuhi Kebutuhan Dasar, PLN–Pemda Flotim Sinergi Hadirkan Terang Bagi Ribuan Warga
Larantuka SonafNTT-News.com. Komitmen menghadirkan layanan dasar berupa akses listrik terus diperkuat melalui sinergi antara PT PLN (Persero) dan Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim). Melalui pertemuan strategis yang berlangsung di Larantuka, Kamis (11/06/2026), kedua pihak menegaskan langkah bersama untuk mempercepat pemerataan elektrifikasi hingga ke pelosok desa dan kawasan hunian warga.
Bupati Flores Timur, Ir. Antonius Doni Dihen, dalam pertemuan tersebut menyampaikan harapan besar masyarakat agar akses listrik dapat segera menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum sepenuhnya menikmati layanan energi listrik, termasuk Desa Gekeng Derang dan Dusun Kelu.
Pemerintah daerah menilai, listrik bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membuka akses pendidikan, mendorong aktivitas ekonomi, serta memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa.
“ Listrik adalah urat nadi kehidupan masyarakat kami. Ketika sebuah rumah mendapatkan aliran listrik, aktivitas ekonomi bergerak, anak-anak bisa belajar dengan baik, dan pelayanan publik berjalan optimal. Kami sangat menghargai keterbukaan dan koordinasi aktif dari PLN ULP Larantuka,” tutur Bupati
Bupati Anton menambahkan, Kondisi geografis kita tidak mudah, namun jika kita bergotong-royong dan merencanakannya dengan hati, semua wilayah yang membutuhkan jaringan listrik ini pasti bisa kita penuhi secara bertahap,” pungkas Bupati.
Di sisi lain, PLN melalui Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Larantuka, Yufenalis Irovanto Malar, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperluas jangkauan listrik hingga ke wilayah yang sulit dijangkau. Menurutnya, semangat yang diusung bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga misi kemanusiaan untuk menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat.
“Listrik yang kami hadirkan bukan hanya soal jaringan dan infrastruktur, tetapi tentang menghadirkan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” demikian semangat yang tercermin dalam kolaborasi tersebut.
Saat ini, upaya pemerataan listrik di Flores Timur telah menunjukkan hasil nyata, salah satunya dengan berhasilnya penyalaan listrik untuk 60 rumah di Hunian Tetap (Huntap) Mandiri Desa Nobo, Waidoko. Kehadiran listrik di kawasan tersebut menjadi momentum penting dalam pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
Tidak berhenti di situ, PLN bersama pemerintah daerah juga tengah mematangkan rencana teknis untuk perluasan jaringan listrik ke kawasan Huntap Todo Lewolaga yang mencakup sekitar 244 rumah, serta wilayah Walang yang diproyeksikan menjadi hunian bagi kurang lebih 1.000 kepala keluarga.
Sementara General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa keadilan energi merupakan hak setiap warga negara tanpa terkecuali. Ia menekankan bahwa pemerataan listrik di wilayah kepulauan seperti Flores Timur menjadi bagian penting dari upaya membangun Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Flores Timur ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur dasar tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat lintas sektor. Dengan terus diperluasnya akses listrik, diharapkan ribuan warga di Flores Timur dapat segera menikmati terang yang membawa dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka.
” Bagi di PLN, setiap lampu yang menyala di rumah warga adalah sebuah kemenangan kecil atas kegelapan. Di wilayah pasca bencana, listrik adalah tentang menghadirkan kembali rasa aman, kenyamanan, dan ruang bagi anak-anak untuk belajar di malam hari. Kami di PLN UIW NTT berkomitmen penuh untuk terus berjalan beriringan bersama Pemerintah Kabupaten Flores Timur, memastikan tidak ada satupun warga yang merasa ditinggalkan tanpa penerangan,” ungkap F. Eko Sulistyono.
