Regional

Pererat Hubungan Lintas Batas, Dua Anggota DPRD NTT Bertemu Bupati Oekusi Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Ekonomi

TTU, Sonaf NTT-News.com. Dalam semangat mempererat hubungan lintas batas dan mendorong pembangunan bersama, dua anggota DPRD NTT, yakni Hironimus Tanesib Banafanu dan Ketua Fraksi NasDem, Kasimirus Kolo, melakukan pertemuan strategis bersama Bupati Oekusi, Regio Da Cruz Salu, di sela-sela perayaan HUT ke-103 Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh makna ini membahas peluang kerja sama antarwilayah, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan penguatan akses ekonomi bagi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

“Saya senang sekali bertemu dengan Bapak Bupati. Kami berdiskusi banyak hal untuk kemajuan antar daerah, dengan mengoptimalkan potensi yang ada,” ujar Hironimus Tanesib kepada awak media, Selasa (23/9/2025).

Sebagai Sekretaris Komisi I DPRD NTT, Hironimus Banafanu menekankan pentingnya sinergitas lintas batas yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan. Ia menilai bahwa hubungan baik antarpemimpin daerah merupakan modal sosial penting dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat solidaritas, sekaligus menyelaraskan peran dan tugas demi kemajuan bersama antara Timor Leste, Kabupaten TTU, dan Provinsi NTT secara umum,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Oekusi, Regio Da Cruz Salu, menyambut baik dialog tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran dua anggota DPRD NTT yang bersedia meluangkan waktu berdiskusi untuk kepentingan publik.

“Terima kasih kepada Bapak Dewan yang sudah berdiskusi bersama. Saya akan agendakan pertemuan lanjutan di awal bulan depan guna memperkuat kerja sama, terutama dalam pengembangan SDM dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkap Bupati Oekusi.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama ini perlu dilandasi oleh inovasi berbasis data dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya warisan leluhur, agar pembangunan yang dilakukan tetap berakar pada identitas lokal namun berorientasi global.

Dengan latar belakang budaya dan sejarah yang saling terkait, wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste, khususnya antara NTT dan Oekusi, memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara bersama-sama. Akses pendidikan lintas negara, pertukaran tenaga kesehatan, dan pembukaan jalur perdagangan mikro untuk memperkuat ekonomi masyarakat

Pertemuan ini pun dinilai sebagai langkah awal membangun diplomasi lokal yang kuat, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan wilayah perbatasan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi aktif semua pihak — legislatif, eksekutif, dan masyarakat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *