Pertahankan Tradisi Leluhur, Suku Ummahat Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu, Gelar Saubatar

Atambua,SonafNtt-News.Com. Perkembangan zaman yang semakin canggih ditambah lagi dengan modernisasi yang mengurus banyak kalangan, tentu sangat berpengaruh. Hal itu, tidak bagi suku Umahat dalam melestarikan tradisi leluhurnya.

Dalam mempertahankan tradisi adat dan istiadat dari leluhur secara turun – temurun, Suku Umahat Desa Raimanus Kecamatan Raimanuk, menggelar  upacara saubatar sebagai bentuk persembahan hasil panen berupa jagung di rumah sukunya, Jumat ( 28/1/2023 ).

 Syukuran hasil panen rumah Suku Umahat ini, dilakukan oleh seluruh anggota suku dengan membawa hasil panen jagung dari kebunya masing – masing, yang kemudian dibawa ke rumah suku untuk didoakan oleh kepala suku bersama semua anggota baru akan dimakan secara bersama – sama.

Kepada media ini, Kepala suku Umahat Yosep moruk mengatakan bahwa, syukuran hasil panen ini dilakukan setiap tahun yang melibatkan semua anggota sukunya.

” Ini kita lakukan setiap tahun  sebagai bentuk penghormatan kita untuk leluhur. Kita buat begini supaya, hasil panen kita bisa lebih baik lagi dan dimudahkan, serta tidak kena sakit. 

Makan jagung  ini, sebagai acara tahun baru bagi anggota suku. Sebelum kita makan hasil panen kita, kita bawa dulu ke rumah suku untuk dipersembahkan dan di doakan, baru kita bisa makan,” Ujar Yoseph.

Sementara itu, Marselus Bria salah seorang tokoh pemuda Raimanuk yang juga anggota suku Umahat mengatakan bahwa, ritual adat seperti ini perlu dilestarikan  sebab, ini sebagai salah satu bentuk pemersatu keluarga dalam suku.

” Ya, bagi saya tradisi  ini harus dilestarikan. Karena, sebagai salah satu bentuk pemersatu dalam keluarga suku Umahat, yang tersebar di berbagai  daerah .

Dalam acara syukuran seperti ini, sangat baik agar kita sebagai anggota suku itu, untuk saling bertemu sebab acara ini juga merupakan tahun baru untuk semua anggota suku di dalamnya

Acara adat ini sangat baik sekali. Kita harus melestarikannya secara turun temurun sampai anak cucu kita kedepan. Agar, adat para leluhur kita seperti ini, tetap teguh dan bersatu dalam segala hal,” Pinta Mantan Aktivis PMKRI ini.

Untuk diketahui, Acara adat saubatar ini, lazim dilakukan di banyak suku di wilayah pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ), namun dalam melakukan ritual adatnya, memiliki kekhasannya masing -masing. ( DF / SN ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *