PUPR Kota Kupang Tuntaskan Paket Drainase Dana Murni, Lanjutkan 10 Paket Dana Perubahan
Kota Kupang, SonafNTT-News.com. Pemerintah Kota Kupang terus melakukan langkah strategis untuk infrastruktur daerah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), seluruh paket pembangunan dan pemeliharaan drainase dari Dana Murni Tahun 2025 resmi tuntas 100 persen, sekaligus menjadi pijakan untuk melanjutkan 10 paket pekerjaan baru dari Dana Perubahan.
Kepala Dinas PUPR Kota Kupang melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Cipta Karya Drainase, Daniel Peo Gambe, ST, saat ditemui awak media, Rabu (26/11/2025), di ruang kerjanya menjelaskan bahwa rangkaian pekerjaan ini merupakan langkah prioritas Pemerintah Kota untuk memperkuat sistem drainase dan meningkatkan mobilitas warga antar-kelurahan.
Delapan Paket Drainase dan Dua Sumur Resapan Rampung
Daniel mengungkapkan, pada Dana Murni Tahun 2025 PUPR mengelola delapan paket pekerjaan drainase dan dua paket sumur resapan dengan total anggaran Rp 2 miliar. Seluruh pekerjaan tersebut tersebar di sejumlah titik strategis seperti Batuplat, Jalan Hati Suci (Oebobo), KM 9 Oesapa, Pasar Fatululi, RT 15 Oesapa, Jalan Sumba, Naikoten I, Kelapa Lima, dan Kelurahan Fatululi.
“Untuk Dana Murni, pekerjaan drainase sudah 100 % dan kontraknya berakhir 24 Oktober 2025. Saat ini kami tetap melakukan pemantauan karena masih dalam masa pemeliharaan selama 180 hari kerja,” tegasnya. Ia memastikan bahwa jika ada kekurangan di lapangan akan segera ditindaklanjuti agar kualitas pekerjaan benar-benar terjaga.
10 Paket Dana Perubahan Mulai Dikerjakan
Tidak berhenti di situ, PUPR Kota Kupang kini bergerak ke tahap berikutnya: 10 paket pekerjaan drainase dari Dana Perubahan, ditambah satu paket sumur resapan, dengan total alokasi anggaran Rp 2 miliar.
Pekerjaan ini tersebar di berbagai titik, antara lain:
Ruas Jalan Amabi–Kejora
Area Gereja Gloria, Kelurahan Kayu Putih
Depan Homestay Kayu Putih
Area Gereja Lahairoi Tofa
Drainase Naikoten I
Ruas Jalan Sumba
Samping Susteran Alma
Kelurahan Fatubesi
Sejumlah titik lubang peresmian di Kota Kupang
Daniel menegaskan bahwa seluruh paket Dana Perubahan sudah berkontrak sejak minggu lalu. “Sesuai kontrak, seluruh paket harus selesai pada 26 Desember 2025. Waktu yang tersisa lebih banyak untuk pengurusan administrasi, sehingga pekerjaan di lapangan terus kita percepat,” jelasnya.
Fokus pada Kualitas dan Dampak Nyata
Meski dikejar waktu dan kondisi cuaca yang kerap tidak menentu, ia memastikan bahwa seluruh pekerjaan mengacu pada standar infrastruktur yang berlaku. Ketahanan dan kualitas drainase menjadi prioritas utama, mengingat manfaatnya yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kami mengutamakan kualitas. Anggaran yang diberikan harus benar-benar berdampak bagi kehidupan masyarakat dan berkelanjutan bagi kemajuan daerah,” tutup Daniel.
