Ratusan Petani Saksikan Penyerahan Combine Harvester di Rote Timur, Usman Husin Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

Screenshot_20260807-130630_YouTube

Rote Ndao, SonafNTT-News.com. Semangat modernisasi pertanian tampak nyata di Holohama, Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, saat ratusan petani menghadiri penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa Combine Harvester yang diperjuangkan Anggota Komisi IV DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi petani di wilayah Rote Timur dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program nasional menuju swasembada pangan.

Ketua Kelompok Tani Nusa Dua, Karel Yostar Teon, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Usman Husin yang dinilai telah memperjuangkan aspirasi petani hingga bantuan tersebut dapat direalisasikan.

“Kehadiran kami di sini untuk menyaksikan langsung penyerahan Combine Harvester bantuan Bapak Usman Husin. Kami menyampaikan terima kasih karena beliau telah mendengar aspirasi petani Rote Timur sehingga hari ini bantuan alat pertanian modern dapat kami terima,” ujarnya, Kamis 6/8/2026

Ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao beserta seluruh jajaran yang telah mendampingi proses administrasi dan pengusulan bantuan hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Menurut Karel, keberadaan Combine Harvester akan membawa perubahan besar bagi petani. Selama ini proses panen masih banyak mengandalkan tenaga manual yang membutuhkan biaya tinggi dan waktu yang lebih lama.

“Dengan bantuan alat ini kami optimis biaya operasional panen akan jauh lebih rendah, pekerjaan menjadi lebih cepat, kehilangan hasil panen dapat ditekan, dan produktivitas pertanian semakin meningkat,” katanya.

 

Screenshot_20260807-130542_YouTube

(Nampak ketua Kelompok  Tani Nusa Dua sedang memberikan Keterangan Pers, usai Penyerahan Combine Harvester, Kamis 6/8/2026).

Ia menjelaskan, Desa Matasio memiliki luas lahan pertanian sekitar 500 hektare yang dikelola dalam dua musim tanam setiap tahun. Di wilayah tersebut terdapat 20 kelompok tani, sementara Kelompok Tani Nusa Dua mengelola areal pertanian seluas 45 hektare.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Usman Husin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para petani dari sejumlah desa di Kecamatan Rote Timur yang hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.

“Saya bangga melihat antusiasme para petani. Semoga semangat untuk terus bekerja secara profesional, efektif, dan berbasis data mampu meningkatkan produktivitas pertanian sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Rote Ndao bahkan menjawab kebutuhan pasar yang lebih luas,” ujarnya.

 

 

Screenshot_20260807-130628_YouTube

(Nampak  Sejumlah  desa di Kecamatan Rote Timur antusiasme mengikuti penyerahan bantuan Combine Harvester, dok.istemewa)

 

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, Usman menegaskan bahwa bantuan Combine Harvester tersebut merupakan hasil perjuangan aspirasi masyarakat Rote Ndao yang diperjuangkannya di Senayan sebagai bentuk komitmen mendukung pembangunan sektor pertanian.

Ia menegaskan bahwa modernisasi alat dan mesin pertanian merupakan langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, Combine Harvester memiliki berbagai manfaat, antara lain mempercepat proses panen hingga lebih dari separuh waktu dibandingkan metode manual, menggabungkan proses memotong, merontokkan, dan mengemas hasil panen dalam satu tahapan kerja, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, menekan biaya operasional, mengurangi kehilangan hasil panen (losses), serta meningkatkan kualitas gabah yang dihasilkan.

Bantuan alsintan ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya pertanian modern di Kabupaten Rote Ndao. Dengan dukungan mekanisasi, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan kontribusi nyata terhadap target swasembada pangan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah