Ruas Jalan Nasional Trans Timor Kembali Aman, Proyek Rp5,5 M Digarap PT Hutama Mitra Nusantara di Titik Longsor Tanjung-Takari
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Kabar baik datang bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Ruas jalan nasional Trans Timor yang sempat terganggu akibat longsor di Tanjung – Takari, Kabupaten Kupang, kini tengah ditangani secara intensif. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT menunjuk PT. Hutama Mitra Nusantara sebagai pelaksana proyek preservasi jalan senilai Rp5,5 miliar.
Direktur Utama PT. Hutama Mitra Nusantara, Haji Rahman, menyampaikan bahwa proyek ini menjadi prioritas utama mengingat vitalnya jalur tersebut sebagai penghubung utama antar wilayah dan jalur distribusi logistik di Pulau Timor.
“Akses jalan yang terdampak longsor di area Tanjung dan Takari pada ruas Trans Timor menjadi perhatian serius Balai dan kami selaku kontraktor pelaksana,” ujar Rahman pada Senin (28/07/2025).
Longsor yang terjadi di dua titik ini disebabkan oleh tekanan air tinggi saat musim hujan, menggerus struktur jalan dan menyebabkan potensi terputusnya akses utama Kupang dan sekitarnya. Meski dihadapkan pada kendala teknis akibat kondisi sungai yang sulit dikendalikan, tim lapangan terus bekerja keras memastikan proyek selesai tepat waktu dan dengan kualitas tinggi.
“Pekerjaan preservasi kami kebut. Memang ada sedikit kendala karena kondisi air sungai cukup sulit dikendalikan, namun kami terus berupaya,” tambahnya.
Keberhasilan proyek ini menjadi harapan besar bagi kelancaran arus transportasi masyarakat dan distribusi barang di wilayah timur Indonesia. Dengan komitmen pada mutu dan efisiensi, PT. Hutama Mitra Nusantara menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal keamanan dan kesejahteraan
“Kami pastikan bahwa waktu pelaksanaan, anggaran, kualitas pekerjaan, hingga biaya kontingensi semuanya akan dikelola secara selaras dan terukur. Tujuan utamanya adalah memastikan hasil pekerjaan yang berkualitas tinggi dan pemulihan total akses jalan,” tegas Haji Rahman.
